Dalam pengembangan database MySQL, pemilihan tipe data waktu sering dianggap sepele. Padahal, kesalahan memilih antara DATETIME dan TIMESTAMP di MySQL dapat menimbulkan masalah serius, mulai dari bug timezone hingga kesalahan audit data.
Artikel ini akan membahas perbedaan DATETIME dan TIMESTAMP, cara kerjanya, serta kapan sebaiknya menggunakan masing-masing, lengkap dengan contoh kasus nyata.
Apa Itu DATETIME dan TIMESTAMP di MySQL?
DATETIME di MySQL
DATETIME adalah tipe data untuk menyimpan tanggal dan waktu secara statis. Nilainya disimpan persis seperti yang dimasukkan, tanpa terpengaruh oleh timezone server.
Contoh format: 2026-01-10 09:00:00
TIMESTAMP di MySQL
TIMESTAMP menyimpan waktu berdasarkan Unix time dan secara internal disimpan dalam UTC. Nilai akan dikonversi otomatis sesuai timezone server atau session.
Tabel Perbedaan DATETIME vs TIMESTAMP di MySQL
| Aspek | DATETIME | TIMESTAMP |
|---|---|---|
| Rentang tahun | 1000 – 9999 | 1970 – 2038 |
| Ukuran data | 8 byte | 4 byte |
| Pengaruh timezone | Tidak | Ya |
| Penyimpanan internal | Nilai asli | UTC |
| Default CURRENT_TIMESTAMP | Tidak | Ya |
| Auto update | Tidak | Ya |
| Cocok untuk log | Kurang | Sangat cocok |
| Cocok untuk jadwal | Sangat cocok | Kurang |
Perbedaan DATETIME dan TIMESTAMP dari Sisi Timezone
DATETIME: Waktu Tetap (Absolute Time)
- Tidak terpengaruh timezone
- Nilai tidak berubah meskipun server berpindah lokasi
- Cocok untuk waktu yang bersifat administratif dan bisnis
TIMESTAMP: Waktu Sistem (System Time)
- Disimpan dalam UTC
- Ditampilkan sesuai timezone
- Cocok untuk log, audit, dan aktivitas user
Inilah alasan utama mengapa TIMESTAMP sering digunakan untuk kolom created_at dan updated_at.
Kapan Menggunakan DATETIME di MySQL?
Gunakan DATETIME jika:
- Waktu tidak boleh berubah
- Berkaitan dengan jadwal atau deadline
- Bersifat legal atau administratif
Contoh Penggunaan DATETIME
1. Jadwal Event
Contoh: Seminar dimulai 10 Januari 2026 pukul 09:00 WIB dan tidak boleh berubah.
2. Tanggal Lahir
Tanggal lahir adalah fakta tetap, bukan tergantung timezone.
3. Jatuh Tempo Pajak atau Kontrak
Deadline harus konsisten untuk keperluan hukum.
Kapan Menggunakan TIMESTAMP di MySQL?
Gunakan TIMESTAMP jika:
- Membutuhkan pencatatan waktu otomatis
- Digunakan untuk audit trail
- Aplikasi berjalan di multi-timezone
Contoh Penggunaan TIMESTAMP
1. Log Login User
login_time TIMESTAMP DEFAULT CURRENT_TIMESTAMP
2. created_at dan updated_at
created_at TIMESTAMP DEFAULT CURRENT_TIMESTAMP,
updated_at TIMESTAMP DEFAULT CURRENT_TIMESTAMP ON UPDATE CURRENT_TIMESTAMP
3. Monitoring Server dan Aktivitas Sistem
Semua waktu disimpan konsisten dalam UTC.
Masalah Year 2038 pada TIMESTAMP
TIMESTAMP memiliki keterbatasan hingga 19 Januari 2038.
Jika aplikasi Anda:
- Menyimpan data jangka panjang
- Digunakan untuk arsip historis
Maka DATETIME adalah pilihan yang lebih aman.
Ringkasan Cepat: DATETIME vs TIMESTAMP
| Kebutuhan | Rekomendasi |
|---|---|
| Log aktivitas | TIMESTAMP |
| created_at / updated_at | TIMESTAMP |
| Jadwal acara | DATETIME |
| Deadline bisnis | DATETIME |
| Multi timezone | TIMESTAMP |
| Data jangka panjang | DATETIME |
Praktik Terbaik Penggunaan Waktu di MySQL
- Gunakan TIMESTAMP untuk log dan audit
- Gunakan DATETIME untuk data bisnis
- Simpan waktu sistem dalam UTC
- Lakukan konversi timezone di level aplikasi
Kesimpulan
Perbedaan DATETIME dan TIMESTAMP di MySQL bukan hanya soal format, tetapi tentang bagaimana waktu tersebut diperlakukan oleh sistem. Dengan memahami karakteristik masing-masing, Anda dapat menghindari kesalahan desain database yang sering baru terasa dampaknya saat sistem sudah berjalan lama.Jika Anda membangun aplikasi yang serius, memilih tipe data waktu dengan benar adalah keputusan arsitektural, bukan sekadar teknis
