Mengukur Performa & SEO website dengan Hubspot

Apa itu Marketing grader?

Marketing grader adalah tool untuk menganalisa website  dari sisi pemasaran online. Tool ini akan mengecek apakah di website ada blog  atau berita yang terus menerus diupdate. apakah website kita mempunyai Facebook page dan twitter akun.  Selain itu, Marketing grader akan melihat lead Generation (form seperti contact, form pebelian, promosi), mengecek SEO dan yang terakhir mengecek apakah website mempunyai  halaman mobile web.

Untuk mengecek status website anda, cukup buka halaman http://marketing.grader.com. Anda cukup memasukan nama website dan email.  Agar lebih mudah, saya akan memberikan contoh dengan candra.web.id (lihat gambar dibawah ini).

marketgrader
Hasil pengukuran marketing grade

terlihat bahwa point candra.web.id adalah 76/100 point. Point penting dari penilaian ini saya jelaskan dibawah ini.

Blog

Website yang bagus mempunyai berita atau blog yang terus menerus diupdate. Semakin sering sebuah website diupdate, maka akan semakin tinggi kualitasnya, minimal membuat marketing berjalan terus menerus. Menurut website ini, perusahaan yang mempunyai blog akan meningkatkan jumlah pengunjung sampai 50%. Mempunyai blog saja tidak cukup, berikut ini adalah tip yang bisa kita pakai agar website kita makin sering dukunjungi

  1. Buat RSS Feed, tujuannya agar user bisa membaca berita  di RSS reader.
  2.  tambahkan tombol share Seperti Twitter, Facebook atau Google+
  3. Tambahkan Email subscription dan Facebook page.

Social media

Jejaring social dimata para pengelola web atau orang orang pemasaran hanyalah kepanjangan tangan dari cara pemasaran yang sudah ada. Jika dulu, hanya menggunakan iklan koran, reklame, Radio dan TV, sekarang merambah ke internet dengan Jejaring social. Disarankan buatlah akun twitter dan Facebook Page lalu tampilkan di halaman website . User bisa memilih apakah dia akan memfolow kita lwewat twiter atau facebook.

SEO

Bagian ini sebenarnya sudah cukup pasaran, tapi tetap saya bahas. berikut ini adalah 3 point penting yang dianalisa

  1. pastikan setiap gambar mempunyai alt tag. Dengan menggunakan alt tag, walaupun gambar tidak bisa ditampilkank, namun user tetap bisa mengerti isi gambar.
  2. Buatlah judul yang unik di masing masing artikel
  3. Buat artikel orisinal dan jangan copas artikel orang lain

Lead generation

Salah satu hal yang paling dasar untuk menganalisa penunjung adalah dengan cara memasang Analytic tool. TOol ini tugasnya mengumpulkan informasi seputar user. Informasi yang dianalisa adalah artikel apa yang paling sering diakses, berapa kunjungan perhari, Browser apa yang dipakai dan darimana user mengakses . Mudahnya install Google analytics atau WordPress stat.

Hal lain yang disarankan diwebsite ini, buatlah landing page dihalaman. Misal landing page berisi info untuk langgan, like facebook atau follow twitter. Landing page juga bisa berisi link promosi atau diskon. Cara ini akan meningkatkan promosi website ini. Catatan penting disini: gunakan Landing page secara bijak dan tidak menggangu user. Cara yang paling bijak adalah menampilkan landing page hanya untuk user yang betah di website. Website mengecek sudah berapa lama user membaca artikel, misalkan user membaca lebih dari 5 menit, baru muncul landing page apakah ingin berlangganan, atau apakah ingin memunculkan halaman promosi.

Mobile

saat ini lebih dari 20% pengunjung web mangakses website lewat tablet atau smartphone. mempunyai halaman mobile sangat disaranan. Cara sederhana adalah menggunakan @media query dan view metaport . Dua hal ini adalah pondasi dasar dari responsive web desain. Intinya jika anda bingung, pakailah thema website yang responsive. Responsive artinya layout web akan beradaptasi dengan ukuran layar si pengakses. Jika anda pemakai wordpress cukup ketik “Responsive wordpress thema”. Untuk website umum, carilah template website dengan kata kunci “Responsive website template”.

5 point diatas jika anda perhatikan,maka akan meningkatkan pengunjung websie anda, yang artinya produk dan layanan anda makin dikenal. Website ini tidak hanya menganalisa website anda, namun juga memberikan saran untuk meingkatkan kualitas website dihalaman detail penilaiannya. Selain itu, website ini memberikan tutorial tentang pemasaran website di http://academy.hubspot.com. Sekian, Selamat mencoba!

Mengukur Kecepatan dan kualitas Website dengan GTMetrix

GTMetrix adalah layanan yang bisa dipakai untuk mengecek performa sebuah website. GTMetrix sebenarnya kombinasi dari tool Yahoo Slow! dan Google Pagespeed berbasis web. GTmetrix akan mengukur kecepatan website dan menampilkan hasilnya secara detail. Point akhir dari GTMetrix adalah A sampai F. A artinya sangat bagus F artinya
sangat jelek. Untuk mendapatkan point A, anda harus mempunyai skore diatas 90 .

Analisa

gtmetrix

Gambar diatas  adalah contoh dari pengukuran GTmetrix untuk website candra.web.id. Tampak bahwa Nilai Pagespeednya A (92) sedangkan YSlow hanya C( 78). informasi lain yang bisa didapat adalah lama download 11 detik, ukuran halaman 642KB
dan jumlah request 47.

  1. Lama download : semakin kecil waktu downloadnya, makin bagus website anda
  2. Ukuran halaman: makin kecil ukuran halaman awal anda, makin bagus
  3. Jumlah request: makin rendah jumlah requestnya, maka makin cepat website anda.

Catatan tambahan, untuk mengurangi jumlah request, buat sesedikit mungkin file diserver. Mengapa membuka sebuah halaman membutuhkan begitu banyak request? Karena banyak file yang harus diambil.COba kita analisa, icon, gambar, file Javascript, file CSS, file background, file widget dan berbagai macam script lainnya dibelakang layar. Sangat disarankan hilangkan komponen yang tidak penting unuk mempercepat websie. Contoh komponen yang tidak penting adalah Widget jumlah pengunjung, Gambar galleri slide show, animasi flash dan iklan.

Informasi lebih detail dari hasil test bisa dibagian “breakdown” tampak seperti ini:

hasil pagespeed

Untuk melihat penjelasan, mengapa ada komponen yang bernilai F, klik saja di bagian recomendation untuk point yang bersangkutan. Disitu akan diberi penjelasan dan saran bagaimana meningkatkan Grade agar mendapat point A.  Semua penjelasan ini mengacu pada Pagespeed rule dan YSlow Rule.

Sebenarnya, Tanpa GTMetrix pun kita tetap bisa melakukan test ini, caranya cukup dengan menginstall ektensi browser YSlow dan Pagespeed di Chrome atau firefox. Jika anda ingin meningkatkan kualitas website, bacalah deskripsi masing masing point yang ada dengan  memperhatikan point yang bernilai C sampai F. Point point inilah yang disebut aturan Pagespeed dan YSlow. Aturan ini adalah aturan “Best Practice” dari Google dan Yahoo berdasarkan pengalaman mereka bertahun-tahun membangun website yang cepat.

Jika anda ingin membaca aturan lengkapnya, silahkan baca

1. Pagespeed, https://developers.google.com/speed/pagespeed
2. Yahoo Slow, http://developer.yahoo.com/performance/rules.html

Sebelum saya tutup, mungkin sebagian pembaca bertanya, bukannya sekarang bandwidth makin murah, koneksi sudah cukup kencang, lalu mengapa saya harus peduli dengan kecepatan website.

Ada dua alasan utama yaitu

  1. Tidak semua user menggunakan kecepatan tinggi, contohnya user yang mengakses dengan koneksi GPRS di luar kota atau ditempat terpencil.
  2. Google menjadikan kecepatan sebagai salah satu faktor perangkingan website. Jadi, makin cepat website anda, makin tinggi posisinya di hasil pencarian google, begitu juga sebaliknya.

Nah, jelas kan? Mulai sekarang, jangan mikir asal web jadi aja ya, tapi pikirkan juga performa dari website yang kita buat.