Seting Ubuntu Sebagai Gateway Router

Gateway adalah server atau alat jaringan yang menjadi pintu gerbang jaringan lokal dengan jaringan luar (internet). Gateway sering juga disebut dengan router. Router populer yang sering dipakai adalah sisco dan Mikrotik. Router sering dipakai agar satu koneksi internet bisa dipakai oleh banyak komputer di LAN. Ubuntu bisa dijadikan gateway untuk jaringan LAN yang kita buat tanpa harus membeli router yang mahal. Catatan penting disini, Komputer ubuntu minimal mempunyai dua Interace jaringan agar komputer bisa dijadikan gateway. Sebagai contoh, kita akan membuat Gateway dengan ubuntu dengan konfigurasi sebagai berikut :


Ip public (eth0):117.103.101.101 /24
Gateway public :117.103.101.1 

IP local (eth1):192.168.55.1/24
Netmask:255.255.255.1
DNS:8.8.8.8, 8.8.4.4

Langkah utama ada 4 yaitu :

  1. Seting IP di eth0 dan eth1
  2. seting IP Forwarding
  3. Setting NAT
  4. Testing di client

Seting /etc/network/interface

# Begin of /etc/network/interfaces
# This file describes the network interfaces available on your system
# and how to activate them. For more information, see interfaces(5).

# The loopback network interface
auto lo,eth0,eth1

iface lo inet static
#seting IP public 
iface eth0 inet static
      address 117.103.101.101
      network 117.103.101.0
      netmask 255.255.255.0
      broadcast 117.103.101.255
      gateway 117.103.101.1
#setting IP LAN
iface eth1 inet static
      address 192.168.55.1
      network 192.168.55.0
      netmask 255.255.255.0
      broadcast 192.168.44.255
      gateway 192.168.55.1

Setting IP forwading

edit file /etc/sysctl.conf

net.ipv4.ip_forward = 1

Setting NAT

#iptables -t nat -A POSTROUTING -o eth0 -j MASQUERADE

Selanjutnya, restart jaringan

sudo service networking restart 

Testing

Setting IP di salah satu client dengan konfigurasi berikut :

ip:192.168.55.100
netmask:255.255.0
gateway:192.168.55.1
DNS:8.8.8.8

Selanjutnya, Ping ke DNS Google 8.8.8.8.

Jika OK, yang terakhir cek DNS dengan cara

$ nslookup detik.com
Server:  google-public-dns-a.google.com
Address:  8.8.8.8
Non-authoritative answer:
Name:    detik.com
Addresses:  2402:a000:0:1::100
          203.190.241.43
          203.190.242.69

Jika ada jawaban dari DNS maka seting gateway sudah ok. Jika belum? tanya forum atau teman yang lebih tahu :).

Seting DHCP server di Linux

Melakukan seting IP di komputer yang banyak satu persatu tentunya pekerjaan yang merepotkan. Karenanya, munculah teknologi seting IP secara otomatis, teknologi ini bernama DHCP server. DHCP server di implementasikan di sebagian besar perangka jaringan. Mikrotik, Akses Point, Modem dan server biasanya sudah menyediakan fitur ini. Namun seandainya kita ingin membuat server DHCP sendiri menggunakan ubuntu pun caranya tidak susah kok.Cukup Tiga langkah utama yaitu Install, seting dan testing.

Sebagai contoh disini, kita akan membuat jaringan dengan range IP sebagai berikut :

range ip :192.168.55.101-110
netmask :255.255.255.0
gateway:192.168.55.1
DNS1:8.8.8.8
DNS2:8.8.4.4

Install

Paket DHCP server di ubuntu bernama isc-dhcp-server, cara installnya

sudo apt-get install isc-dhcp-server

seting

edit file /etc/dhcp/dhcpd.conf

default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;

option subnet-mask 255.255.255.0;
option broadcast-address 192.168.55.255;
option routers 192.168.55.1;
option domain-name-servers 8.8.8.8, 8.8.4.4;
option domain-name "yourdomainname.com";

subnet 192.168.55.0 netmask 255.255.255.0 {
range 192.168.55.101 192.168.55.120;
}

restart DHCP

sudo service isc-dhcp-server restart

Testing

Silahkan seting client linux atau windows di Network preference /network properties agar IP di setting DHCP (automatic). Di windows, cek dengan perintah ipconfig untuk mengecek apakah komputer tersebut mendapat ip dari dhcp server. Pemakai Linux desktop bisa mengecek dengan perintah ifconfig .