Stop Membangun Website Startup Seperti Ini

Tipe website update dan checkin udah overload

Ini adalah bagian kedua dari 3 artikel yang saya tulis. Pada bagian ini, saya akan membuat daftar tipe  website startup yang sebaiknya tidak ada bangun, mengapa? karena kalau anda paksakan saya yakin 99% hanya hangat hangat tahi ayam setelah itu akan mati secara pelan pelan. Untuk mempermudah penjelasan, saya mengambil ilustrasi dari theoatmeal.com.

Website Checkin dan Update status

Tipe website update dan checkin udah overload
Tipe website update dan checkin udah overload

Dalam bahasa mudahnya, stop membangun website jejaring sosial baru, alasan utama adalah tidak ada manfaatnya sama sekali, perhatikan ilustrasi diatas, itu hanyalah gambaran website update status populer termasuk layanan checkin seperti foursquare.

Jika terpaksa anda buat, saya sangat menyarankan khusus untuk kebutuhan terbatas komunitas anda atau sekedar untuk belajar, bukan di jadikan startup dan mimpi dapat founding.

Website Sharing & Bookmark

sharing website
sharing website

Di indonesia, hal ini sudah diwakli lintas.me, anda tidak perlu membuat website sharing untuk keperluan anda sendiri. Selain sharing, website yang masih dalam kategori ini adalah Bookmarking site yang intinya mengumpulkan link, baik itu link biasa, link Foto (pinterest), link audio atau links Video. Sudah terlalu banyak website seperti ini. Yang masih mirip dengan ini adalah URL shortener service seperti bit.ly. Tidak perlu buat hal baru untuk memperpendek URL kecuali untuk pentingan internal. Sebagai contoh wp.me milik wordpress hanya dipakai untuk artikel  wordpress.

Website   ‘The next Facebook’

seperti sudah saya singgung di artikel sebelumnya, jika anda mempunyai ide seperti :

” Hi, saya punya ide, saya ingin membuat startup seperti facebook, tapi bedanya..”

Atau

“Wah saya ingin buat website mirip twitter, twitter kan diatasi 160karakter, kalau web saya …..Dst”

Jika ide startup anda diawali dengan kalimat diatas atau yang mirip, saya lebih menyarankan kubur ide itu, website  ‘the next big think’  tidak akan sama dan tidak akan pernah meniru hal yang sudah ada.

thenextfb
The next facebook, Really? are you high or something!

Saya pernah ditawari teman model seperti ini” mas candra, gimana kalau kita kerjasama buat website (startup), nah kalau sukses nanti mas candra dapat sekian persen“. Jika saya ditawari seperti ini dengan ide pasaran, maka saya lebih milih:” Bayar seperti pembuatan website pada umumnya atau tidak sama sekali“, dalam bahasa blak blakan ” maaf, saya lebih baik punya sepeda jelek tapi nyata,  daripada punya  Lamborgini  tapi cuma mimpi“.

 Web 2.0  versi Indonesia

Kenyataan dilapangan, banyak sekali atau malah hampir semua startup di indonesia merupakan tipe ini. Contoh tipe ini adalah koprol.com, akudia.com, chitchuit.com,fupei, dan sejenisnya. Intinya segala sesuatu yang sudah populer di dunia lalu anda buatkan versi lokalnya, maka saya sangat merekomendasikan, sekali lagi sangat merekomendasikan untuk dimuntahkan ide itu  lalu dibuang.

Lalu, startup seperti apa yang harusnya dibuat? Baca di artikel selanjutnya disini!

Author: Candra Adi Putra

Candra Adi Putra adalah Alumni STMIK AKAKOM Yogyakarta. Like Candralab Studio Di Facebook.

1 thought on “Stop Membangun Website Startup Seperti Ini”

Tinggalin komentar dong!