pipeline dan redirection di Linux

Bagi yang belum terbiasa dengan Command line, pasti bingung dengan istilah diatas. Pipeline adalah teknik menjadikan output sebuah proses menjadi input proses lainnya. Sedangkan redirection adalah teknik mengalihkan input atau output dari standarnya.

Bingungkan? ok tetap lanjut aja ya, nanti juga paham. Untuk redirection ada dua jenis yaitu output rediction dan input rediction. Selain itu ada beberapa standar input output di konsol linux yang perlu kita tahu. Beberapa standar itu adalah sbb:

  1. Standar input adalah keyboard
  2. standar output adalah layar monitor
  3. Standar error adalah layar monitor

Untuk standar eror tidak akan kita bahas, mengingat pembahasan tentang redirection untuk standar error lebih kearah programing atau scripting.

Pipeline

Jika anda mengikuti tutorial linux di website ini dari awal, sebenarnya kita sudah sering menggunakan pipeline. contohnya perintah ini

cat negara.txt|grep "sia"

output dari cat harusnya ditampilkan kelayar, namun karena di pipeline ke grep, maka hanya output dari grep saja yang akan muncul kelayar. Sebagai seorang admin tentunya anda akan bertanya:” halah, apa hubungannya dengan server linux?” eith, banyak banget. kita bisa menganalisa log dan mendeteksi hardware, mencari error dengan mudah menggunakan pipeline. pipeline disimbolkan dengan karakter |.

Saya beri contoh, anggaplah saya ingin mendeksi apakah Lancard yang baru saya pasang terdeteksi oleh linux.

candra@candra-ubuntu:~$ dmesg|grep eth
[    1.504257] sis190 0000:00:04.0: eth0: 0000:00:04.0: SiS 191 
PCI Gigabit Ethernet adapter at f8410000 (IRQ: 19), 00:90:f5:8a:18:eb
[    1.504263] sis190 0000:00:04.0: eth0: GMII mode.
[    1.504271] sis190 0000:00:04.0: eth0: Enabling Auto-negotiation
[   17.864979] IPv6: ADDRCONF(NETDEV_UP): eth0: link is not ready
[   18.234792] IPv6: ADDRCONF(NETDEV_UP): eth0: link is not ready
[   28.280037] sis190 0000:00:04.0: eth0: auto-negotiating...

Nah ketahuan kan kalau eth0 sudah terdeteksi.

COntoh kedua, saya ingin mendeteksi jumlah Lancard yang ada di server

candra@candra-ubuntu:~$ ifconfig |grep "HWaddr"
eth0      Link encap:Ethernet  HWaddr 00:90:f5:8a:18:eb  
wlan0     Link encap:Ethernet  HWaddr 00:22:43:8b:43:a3  

keren kan?

Output redirection

Secara default, output sebuah perintah akan muncul dilayar. Kadang, kita ingin output tersebut tersimpan kedalam file bukan? yup, jika itu yang anda harapkan artinya anda harus menggunakan output redirection. Simbol dari output redirect adalah tanda lebih dari >.

Contoh berikut akan menyimpan manual dari ifconfig kedalam file man_ifconfig.txt.

man ifconfig>man_ifconfig.txt 

Input redirection

Input redirection sering dipakai untuk program yang membutuhkan input yang panjang. sebagai contoh, seorang admin database mysql ingin mengimport file backup.sql kedalam database, dia bisa menggunakan perintah input redirection. Symbol input redirection adalah <.

 mysql -u root -p < data.sql

Contoh lainnya sangat banyak, semua tinggal kreativitas anda sendiri. Sebagai contoh, berikut ini adalah kombinasi perintah dari pipeline dan redirect. sebagai contoh saya ingin mengambil 20 baris pertama dari manual ifconfig dan menyimpannya kedalam file ifconfig.txt.

man ifconfig|head -20>ifconfig.txt

keren kan? sering mencoba dan ekperiment sendiri akan membuat anda makin mahir dengan pipeline dan redirect. Selamat belajar!

Author: Candra Adi Putra

Candra Adi Putra adalah Alumni STMIK AKAKOM Yogyakarta. Like Candralab Studio Di Facebook.

1 thought on “pipeline dan redirection di Linux”

Tinggalin komentar dong!