CandraLab

IT Pro & Developer Resource

Menu Close

Mengapa sebaiknya anda tidak Jadi Programmer?

Terimakasih pada pembaca dan komentator yang membuat artikel ini tetap terkenal walaupun ditulis 2 tahun yang lalu, bagi yang ingin tahu bagaimana tekanan kerja jadi seorang programmer, lihat bagaimana programer berkomentar dibawah. Tampak banget kan, walaupun artikel ini cuma hiburan, ternyata para programer itu menanggapi dengan serius, kenapa? karena tekanan jadi programmer itu luar biasa, stressnya luar biasa, jadi masih ingin jadi programer? ingin seperti programer stress yang tidak bisa membedakan gaya tulisan menghibur dengan tidak? Tuh cek programer yang bilang Tolol, Bego, otak udang dan sejenisnya, ya HIDUP PROGRAMER ITU TEKANAN KERJANYA SANGAT TINGGI SAMPAI SAMPAI TIDAK BISA tertawa ketika membaca tulisan humor sekalipun, bagi yang mau jadi programmer, silahkan di pikir matang matang, saya sih walaupun programer santai aja

programer

gambaran programer oleh @mice_cartoon https://www.pinterest.com/pin/19632948352089474/

Menjadi programmer bukanlah pilihan yang menjanjikan, suer!!!,  anda ingin merasakan kehidupan jadi seorang programmer? jika anda suka nonton jason bourne itulah programmer, di kejar kejar oleh waktu, bos, client dan orang orang yang selalu “ingin membunuh anda”, penuh dengan bertanya ” sudah selesaikah programnya?” sampai mana? kapan program selesai ? dstnya, namun biar lebih jelas mengapa sebaiknya andda tidak jadi programmer sekalipun anda mahasiswa jurusan IT dengan IP 4.0, sangat tidak disarankan jadi programmer,

tulisan ini saya tulis untuk anak anak IT yang mau lulus atau sedang menyelesaikan Tugas akhir, skripsi Kerja praktek atau apaun, setelah lulus jangan berpikir jadi programmer, sebaiknya anda lebih memikirkan masa depan yang lebih baik, misal jadi PNS, Pegawai kantor,  atau menjadi istri milyader jika anda perempuan atau yang lebih keren dan ngetrend sebaiknya anda menjadi hacker, punya reputasi, terkenal hebat, keren dan canggih walaupun sebenarnya anda ga sehebat itu. ingat pencitraan itu lebih penting dari kemampuan.

nih daftar alasan mengapa sebaiknya anda tidak jadi programmer!

1. terus menerus belajar 

Jika anda jadi programmer , anda harus lebih lebih hebat dari superman. Pekerjaan superman aslinya cuma wartawan, dan kemampuan supernya sudah ada secara default dari lahir, sedangkan jika anda jadi programmer, anda harus mendapatkan “kekuatan super” anda sedikit demi sedikit, dan jangan dikira anda hanya balajar bahasa pemrograman saja itu cukup, anda harus belajar apapun yang diminta client, misalnya anda membuat program untuk bank, anda harus belajar perbankan, penjualan, anda harus berpikir sebagai penjual, membuat program perhitungan nuklir, anda harus paham rumus nuklir, apapun yang diminta oleh client atau bos anda, artinya anda siap  jadi apa saja.

sebagai contoh real anda adalah programmer web dengan php, dulu anda cukup bisa php mysql, sekarang itu saja ga cukup, anda harus menguasai ajax, Jquery, json, xml, web API,framework, cloud dan segudang istilah teknis yang keluar hampir tiap hari!, muntah deh pokoknya!

2. berpikir 24 jam nonstop

Anda pikir programmer (terutama programmer yang kerja di kantor) hanya berpikir selama 8 jam sehari? tidak, apalagi programmer freelance, Programer berpikir 24 jam nonstop, saat makan, saat di Wc bahkan saat sholat anda masih memikirkan program yang tadi ga jalan, dan “BINGO” setan memberi tahu kesalahan atau solusi  persis saat anda berusaha khusuk dalam sholat. Kalau sudah akut, bahkan mimpi anda juga berisi code program yang anda begitu senangnya bahwa program selesai dibuat tapi saat bangun, weeeh…programnya masih error!

3. Menjadi Budak !

Anda harus siap jadi  budak bos anda, atau client anda, bayangkan anda jadi programmer dan bos anda didatangi client untuk membuat program ” sederhana” .programnya sederhana memang , cukup membuat program android satu tombol yang jika di klik tombolnya maka  BOM Nuklir di Iran akan meluncur ke negara yahudi, gampang kan cuman 1 tombol. Tentunya bos anda akan senang hati menerima proyek gampang tersebut dengan nilai duit yang besar, semantara anda  hanya  bisa  membenturkan kepala anda berkali kali ke tembok. :P ingat, cuman satu tombol, gampang koK!

4. Berasa jadi Buronan tiap hari  

Jason bourne, itulah gambaran yang tepat untuk programmer, hampir tiap 5 menit sms datang tanya” dah selesai mas programnya”, webnya dah jadi belum mas, kemarin revisinya gimana mas, mas cuman revisi dikit kok lama ya, terror terus berdatangan bahkan saat anda tidur, itu kalau anda freelance, tapi kalo anda programmer kantoran itu juga ga jauh beda, cuman yang bertanya bos yang tiba tiba muncul dibelakang anda dan bertanya:” Sampaimana proggressnya?”

Banyak mahasiswa stres dan pusing setengah mati ketika deadline pengumpulan naskah dan programnya belum selesai padahal kurang dari 1 minggu lagi, programmer hampir tiap hari di deadline, kata teman saya,berasa pendadaran tiap hari, dan jika anda gagal saat deadline, anda dipecat, tidak dibayar atau client membatalkan perjanjian, mereka menganggap pekerjaan programmer tuh gampang, tinggal ketik, copy paste code, terus jalan, apa susahnya  eh… ,!

5. Bayarannya dikit

jangan mimpi kalau programmer di indonesia hidup makmur, tinggal buat program , duit mengalir, jutaan atau puluhan juta, ingat itu cuman di dunia mimpi, kenyataan dilapangan, programmer indonesia cuman mendapat gaji kurang dari 10% dari teman temannya di amerika sono, Programmer itu diperas habis habisan otaknya namun dibayar seperti buruh bangunan, makanya banyakan programmer itu kurus,  jarang mandi, mata belo dan kamar brantakan karena kerja dari bangun tidur sampai mau tidur lagi!

6. Susah dapat cewek

Berbeda dengan pemain bola atau HACKERSSS, yang selalu  di gandrungi cewek cewek, dengan penampilan dekil dan jarang mandi serta mata belo, jarang yang suka ma programmer, ingat , secara programmer itu hidup sendiri dengan teman setia komputer, makanya jarang bergaul dengan manusia, saat programmer mulai menghidupkan komputer, itulah saatnya dia Masuk “real life” sedangkan saat bersosial itu hal yang sulit, programmer kurang pintar dari sisi sosial jadi inget, anda lebih baik menjadi olahragawan yang memperbesar otot anda karena secara default dari jaman purba sampai besok kiamat keknya cewek dah disetting  suka dengan laki laki yang bebadan tegap, sixpack, ganteng ya walaupun otak kosong itu ga masalah!

7. masa depan ga jelas!
sekarang sudah banyak program generator, seperti php generator, visual GUI generator dan CMS CMS bertebaran di internet, masa depan programmer itu suram, ga enak, ga jelas, kalau pingin hidup aman , jadilah PNS, bahkan saat anda tidur atau ungkang ungkang baca koran, anda ttap dibayar, sekali lagi, masa depan ga jelas,

8. Tidak ada hari libur,

Berbeda dengan pegawai kantor yang selalu berbunga bunga ketika akhir weekend, menikmati hari libur bersama keluarga, tidak ada yang namanya hari libur bagi programmer, senin,minggu, libur tahun baru, valentine itu sama saja,hari itu flat, datar dan seandainya  presiden membuat acara didepan rumah programmer ttersebut , itu juga tidak akan mengalihkannya dari coding, ingat koding dan keyboard sudah menyatu dengan badan programmer.

9. (dianggap) ga punya perasaan

MEmang sih pernyataan diatas  tidak selamanya bnar, tapi dengan bekerja secara logic tiap hari, maka semuanya dipikir secara logic, kadang berbicara kasar, ga sabar dan kadang seperti orang gila teriak teriak sendiri, benturin kepala ketembok atu tepok jidat itu tiap hari dilakukannya hanya gara gara 1 baris kode erorr!,ingat kadang proggramer itu lebih menyeramkan daripada bulldog!.jika ingin ketemu dengan programer, carilah saat yang tepat, misal saat yang tepat ketmeu programmer adalah saat dimana dia nonton film comedy atau anime jepang. karena itulah satu satunya hiburan yang menarik bagi dia!

10. Dianggap tidak tepat janji!

ada stereotipe yang menganggap programmer adalah orang yang tidak tepat janji, misal janji kalau program selesai besok, eh ternyata blum jadi, anda pikir programmer itu malas, buang jauh jauh pikiran itu, kadang programer memang tidak menulis kode, karena bingun mo nulis apa,  namun otaknya jalan terus, mencari solusi itu bisa berhari hari, anda pikir nulis program itu seperti nyusun batu bata seperti tukang bangunan, TIDAK programmer tidak menepati janjinya karena programming adalah bidang yang paling tidak pasti dalam hal “Kapan selasai”nya. anda mungkin berpikir, ah masa, loe aja kale yang ga profesional? Sekali lagi pikir dulu sebelum ngomong! perusahaan sekelas microsoft kadang menunda rilis produk selama 6 bulan lebih karena proyek program yang rencanya dirilis belum sempurna, programmernya malas?JELAS TIDAK. proggramer di microsoft itu kelas wahid, begitu juga di peruasahaan besar lainnya, Oracle, Google, Apple semuanya sering menunda rilis produk karena fitur yang dijanjikan kadang lebih sulit dari yang diduga. Berpikir positiflah jika program anda belum selesai dibuat oleh programmer!.

saya lupa, saya belum memperkenalkan diri, “I’am programmer, and I have no life”

update:

Bagi yang nanggapin serius, plz deh…hidup jadi programmer tuh dah terlalu serius, jadi nikmati aja tulisan diatas, kata joker “Why so serius”. Saya sendiri programmer dan setelah menulis tulisan ini juga ga terus berhenti jadi programmer kok, lagian isi website ini hampir semunya berisi resource untuk admin jaringan dan programer :-). Jadi programmer dan ingin lebih menikmati hidup, like aja “I’am programmer, and I have no life”di facebook.  Silahkan baca comic lucu pemrograman di stackoverflow, bagi yang paham anda programer, klo anda bilang ” yang lucu sebelah mana” artinya anda cuman copas coder.

Nih saya tambah satu lagi , Montly lifecicyle of programmer, kira2 beginilah kehidupan programmer dalam satu bulan :D

update per 7 April 2015

Saya heran, artikel sudah berumur 3 tahun, masih aja ramai dibahas, tapi makasih atas kunjungan dan komentar lucu,lugu,dungu,kasar,cerdas dan sebagainya. Disini karena komentarnya sudah ratusan, dan bagi anda yang males bacanya, saya akan ringkas sebagai berikut nih tipikal komentar pengunjung.

1. Loe tahu steve job, mark, bill gate, itu programer, itu kaya, bisa jadi miliuner, atau komentar “, loe tahu klo tanpa programer ga ada game, windows, termasuk elo juga ga bisa buat blog ini“. Ini adalah TIPIKAL KOMENTATOR CUPU ANAK SMP, SMA dan mahasiswa semester 1, yang udah mimpi jadi jutawan ketika jadi programer dan hidup enak. Ibaratnya apa ya…anak kecil mah cuman tinggal minta duit ke ortu, taunya minta ada, klo loe cari duit sendiri, loe ga bakal komen gini. Terus bandingin dengan Bllgate. Aduh ..gue cuman bisa ketawa nyinyir ajasih. Soalnya gimana ya. oran gkek gini mindsetnya hidup programer super nyaman. Loe ga percaya..besok buktikan sendiri..Bisa mati berdiri klo besok pagi deadline.

2. Ah, mas candra berusaha ngurangin saingan nih.

Nah ini tipikal mahasiswa yang biasanya pernah kenal ane secara pribadi, atau tahu lah pernah liat sosok saya secara asli. Saya komen simple aja, programre itu ga bakal habis permintaannya selama orang butuh komputer. Setiap hari di jobstreet dan jobdb ada puluhan lowongan. jadi ngapain ngurangi saingan?

3. Alah dasar elo aja otak udang, elo itu bego, elo itu programer gagal..elo itu emang tolol, elu itu emang ga bakat jadi programer.
Nah tipikal ini biasanya di tulis oleh programmer stress yang pas baca itu banyak dia alami, terus di bego begoin deh yang punya blog, walapun sebagian besar artikel disini pemrograman dansaat ini saya juga masih programer. Jadi saking stressnya apa lagi coba klo ga bilang BEGO.. klo gue mah dibilang bego juga ga masalah ….cuman ngingetin aja bagi yang komentar gini” eh gue ingetin ya..itu client dah koar koar..kapan selesai programnya..”..

4. Mas ini mungkin belum tahu dunia pemrograman di perusahan, itu ada jenjangnya , ada tekniknya,nyatanya saya…bla bla bla..

Orang model komen ini saya sebut bijak. Mas mas dan bapak2 yang komentar seperti ini sudah lebih banyak makan asam garam pemrograman ktimbang saya. Saya suka komentar seperti ini karena menambah wawasan.

5. Bener banget tuh mas, gue banget tuh…atau gue kapok jadi programer

Nah ini biasanya yang udah ngerasain ketemu bos yang latar belakangnya manajemen dan membuat deadline ga realistis, atau pernah ngerjain proyek susah /gede tapi bayarannya kecil, atau udah kapok karena client minta revisi dan tambahan ga ada habisnya.

6. hahahah…ngakak..lucu bro…

jenis seperti ini tipikal ga ambil pusing, nyantai aja bacanya, sadar bahwa artikel ini menggunakan bahasa sarkasme, biasa programer juga, tapi artikel disini buat hiburan saja, ga dikomentarin serius.

itulah 6 tipikal komentar disini. masih ada beberpa jenis lain, tapi 6 itu yang paling mendominasi. Tapi tolong lah jangan komentar model nomor 1.  keliatan elo itu cupu, lugu, belum makan asam garam, anak kemarin sore, baru tau teori atau ya biasanya  anak anak muda idealis umur belasan atau dibawah 20tahun yang masih berjiwa muda dan tidak melihat badai yang akan datang didepan.

Sebagai bentuk tanggungjawab saya karena artikel ini menjadi pro kontra di internet, saya menulis bagian kedua dari artikel ini dengan bahasa yang lugas, mudah dipahami dan lebih realistis serta berdasarkan pengalaman pribadi, silahkan baca disini semogabermanfaat!.