Memahami Permisi Di Android Manifest

image_install

Memahami parameter permisi di Android manifest adalah salah satu perkara paling penting dalam membuat program android. Contoh sederhananya saja, anda ingin membuat aplikasi Client server berbasis android dan Webservice, kode sudah OK, tinggal di run, tapi tetap saja program tidak mau jalan? Coba cek  di Manifestnya, jangan jangan anda kelupaan baris ini.

 uses-permission android:name="android.permission.INTERNET"

Baris diatas adalah baris krusial yang harus di tulis manifest agar aplikasi anda bisa mengakses webservice/internet/website. Perhatikan disini, code benar saja tidak cukup, android menggunakan permisi yang harus di tulis secara ekspilist di manifestnya. Artinya, aplikasi apa pun yang membutuhkan koneksi internet harus “ijin” dulu.

User selalu bisa mereview dan melihat apa kebutuhan dari aplikasi dan apa saja yang bisa dilakukan oleh aplikasi dari permisinya. Berikut ini contoh tampilan list permisi saat kita menginstall program.

image_install
Tampilan permisi file saat aplikasi akan diinstall

Dari sini, tampak sekali bahwa android adalah platform yang aman, jadi sebaiknya anda tidak perlu menginstall antivirus di smartphone karena tidak ada manfaatnya, itu semua justru hanya akan menghabiskan batere karena antivirus terus bekerja.

Isu virus di android

Sebenarnya, isu banyaknya virus yang beredar di android hanyalah karena ada “programmer nakal” yang membuat aplikasi tertentu, namun di manifestnya menambahkan permisi yang “tidak wajar”.

Saya beri contoh sederhana. Ada sebuah aplikasi game gratis yang tampilannya  menarik, lalu anda install game tersebut tanpa anda perhatikan permisinya. Saat anda memainkan game tersebut, ternyata aplikasi itu menghabiskan pulsa karena dibelakang layar “mencuri” contact teman yang di kirim ke server Programer jahat ini, selain itu  android tiba tiba mengirimi sms ke teman anda secara acak. Inilah  salah satu “virus” yang ada di android. Coba sebelum anda install di cek dulu permisinya, kan ga bakalan hal itu terjadi.

Masalahnya, kita tidak teliti saat menginstall, harusnya setiap kali menginstall aplikasi, lihat permisinya, wajar tidak? sama seperti contoh diatas, jika sebuah game bisa membaca kontak dan mengirim email, tentu perlu dipertanyakan dan diwaspadai, karena game ini mengandung “virus”. Paham kan sekarang?

Kerja dari antivirus di Android juga tidak jauh berbeda dengan gambaran diatas, antivirus selalu mengecek permisi aplikasi yang janggal. Itu kenapa saya tidak menginstall antivirus di smartphone android. Hanya orang orang tidak cerdas dan paranoid aja yang menginstall antivirus di smartphone. Ingat, antivirus itu makan battere dan prosesor BRO! Isu virus di android juga digembar gemborkan di media oleh lawan-lawan android dan para pembuat antivirus agar produknya laku. Gimana bro? paham kan sekarang!

Tabel Permisi di manifest Android

Permisi Penjelasan
 ACCESS_COARSE_LOCATION  Mendapatkan lokasi user dari Cell tower atau wifi, sering dipakai di aplikasi Location based service
 ACCESS_FINE_LOCATION  Mendapatkan lokasi user dari GPS ,Cell tower atau wifi, sering dipakai di aplikasi Location based service
 ACCESS_NETWORK_STATE  Mengecek apakah android terkoneksi jaringan atau tidak
 CAMERA  Mengakses kamera, Wajib ada untuk aplikasi camera
 INTERNET  Mombolehkan aplikasi untuk mengakses jaringan/internet
 NFC  Membolehkan aplkasi mengakses perangkat NFC
 SEND_SMS  Aplikasi di ijinkan untuk mengirim SMS
 WRITE_EXTERNAL_STORAGE  Aplikasi di ijinkan menulis SDcard atau media penyimpan ekternal
 CALL_PHONE  Aplikasi dijinkan untuk melakukan panggilan langsung, tanpa masuk ke dialer terlebih dahulu
 WAKE_LOCK  Mencegah device ke mode sleep, intinya dengan wake lock, aplikasi memaksa Smartphone tetap bangun.
 RECEIVE_SMS  Aplikasi dibolehkan untuk memonitor sms masuk dan memprosesnya, setiap aplikasi ‘SMS replacement’ pasti memakai permisi ini.
 SET_WALLPAPER  Aplikasi dibolehkan untuk mengubah wallpaper

Permisi diatas adalah permisi yang paling sering dipakai di android, namun apakah permisi file itu cuma itu? tentu saja tidak, sampai android 4.4 ada lebih dari 100 permisi di Android. Mengapa sampai sebanyak itu? kembali ketopik bro, Biar android Aman! Selamat belajar android Bro!

Author: Candra Adi Putra

Candra Adi Putra adalah Alumni STMIK AKAKOM Yogyakarta. Like Candralab Studio Di Facebook.

2 thoughts on “Memahami Permisi Di Android Manifest”

  1. ckckckc…. jadi permision slalu muncul saat awal penginstalan yah ? paham paham guru, ane uninstall dulu av di android ane :) tersinggung dan masuk akal saat baca tulisan ini. trims yah ! smw tulisan ente tentang andro ane baca penuh from basic to hero !

Tinggalin komentar dong!