Management Tool berbasis GUI untuk MongoDB

Mengelola MongoDB langsung lewat Command Line terasa tidak nyaman, apalagi kalau datanya sangat banyak. Ada tidak ya cara mudah mengelola database mongo berbasis GUI? jawaban singkatnya ada, salah satu tool open source yang bisa kita pakai adalah RoboMongo.

Fitur MongoDB

  1. Free dan Open source.
  2. MultiPlatform.
  3. MulitTab /Multishell, bisa mengakses tabel dan database sekaligus.
  4. Mendukung koneksi ke remote server atau lokaslhost.
  5. Autocomplete untuk perintah mongodb.
  6. Multiple output, data bisa ditambilkan dalam format tabel, tree atau ditampilkan apa adanya.
  7. Insert document, create database, create collection/table bisa dilakukan dengan klik kanan.

Berikut ini adalah tampilan dari RoboMongo

RoboMongo UI, untuk melakukan operasi data cukup ketikan perintah dishell atau klik kanan
RoboMongo UI, untuk melakukan operasi data cukup ketikan perintah dishell atau klik kanan di masing masing jendela, menu contect akan berbeda tergantung dimana anda mengklik

 

Cara koneksi ke database mongoDB

 

Cara seting koneksi di mongoDB
Cara seting koneksi di mongoDB

Untuk melakukan koneksi ke server mongo, cukup klik menu  File->Connect, lalu pilh Create, untuk koneksi ke lokalhost, cukup beri nama koneksi dan save. Secara default mongoDB akan melakukan koneksi ke localhost dengan port 27017. Jika terkoneksi ke database server yang ada di cloud (misal di mongolab.com) maka isikan nama server di address dan jangan lupa isikan username dan passoword di bagian Authentication.

 

5 Replies to “Management Tool berbasis GUI untuk MongoDB”

    1. Bung chandra, santai aja gak ada yg aneh dr sebuah pertanyaan… semua boleh tanya apapun itu yg akan membuat situs anda makin kaya dg response, mungkin aja bung rocky memang blm benar2 mengerti or maksudnya jika mau buat relationship table or kalau d mongodb antar collection.

      Bung rocky, kalau maksudnya comparison dg foreign key d Rdms, anda bisa pakai key dr collection / table yg lain or link.

      Tapi itu sebenarnya yg d hindari oleh NoSQL (not only SQL) db. Mungkin bung chandra bisa explain lebih jauh.

      Maju terus bung chandra dan bung rocky.

Tinggalin komentar dong!