Google Vs Microsoft

winchrome

winchromeKetika saya masih kuliah dulu, saya masih ingat bahkan terlibat flamewar dengan topik “Linux vs Windows”. Kala itu, Windows seakan akan adalah musuh besar Linux. Sekarang, Windows dan Linux bisa duduk berdampingan di server dan Linux server menjadi OS nomor satu di internet, namun untuk masalah Linux Desktop, kita harus mengakui kalau Linux Desktop adalah produk Gagal dari sisi pasar. Sampai saat ini prosentasi pasar linux desktop tidak pernah beranjak dari 1 persen. Jadi kalau ada 99 komputer terinstall windows, hanya 1 yang terinsall linux.

Kala itu, Perang lain yang cukup hangat adalah Mac vs PC. Mac terus menerus menyerang Windows dan mengunggulkan kehebatan Mac. Sejauh ini, tetap saja pasar desktop Apple cuma dibawah 10%.  Sekarang, yang terjadi adalah Google vs Everyone. Yup, Google sekarang menjadi perusahaan raksasa yang akhirnya mempunyai musuh. Musuh dari Google adalah Apple, Microsoft, Oracle, Amazon dan berbagai layanan lain di internet. Namun dalam pembahasan kali ini saya hanya fokus Google Vs Microsoft. Sebenarnya, saya ingin memberi judul Cara Google menjegal Microsoft, namun karena alasan seo makanya judulnya saya ganti Google Vs Microsoft.

Sebelum lebih jauh membahas masalah ini, Mari kita kutip Petikan yang cukup menarik dibawah ini”

First they ignore you, then they attack You and THEN you WIN!

Siapa menyerang siapa? Ya jelas Microsoft menyerang Google. Dulu, Microsoft tidak pernah menganggap google sebagai musuh. Dalam bahasa sombong microsoft, bagaimana mungkin sebuah mesin pencari menjadi ancaman bagi Raksasa microsoft? Microsoft saat itu menguasai pasar software apapun, baik untuk Server, Web, Game, Desktop, OS, Office dan smartphone.Itu 5 tahun yang lalu.

Untuk lebih jelasnya, Mari kita lihat awal mula persaingan

Hotmail Vs GMail

Sebelum ada Gmail, pengguna internet disuruh memilih Yahoo Mail atau Hotmail. Tau kala itu berapa besar space penyimpanannya? 10 MB. Tidak lama kemudian muncullah GMail (bisa dibaca Google mail atau GigaMail) yang menawarkan 1GB penyimpanan free. Saat itu, Yahoo dan Hotmail mencharge user sekian dollar perbulan untuk space 100MB-200MB. Datangnya Gmail benar benar Game changer dan sekarang sudah menjadi  standar jika sebuah Layanan email memberikan space dengan ukuran Gigabyte. Bukan hanya masalah space, tapi Google juga menyediakan fitur POP3 dan IMAP secara gratis yang artinya pengguna tetap bisa menggunakan Outlook atau email client favorit mereka.

Google Search Vs Bing

Google terus menerus melakukan perbaikan dan penambahan fiur di mesin pencarinya. Fitur Instant search, autocomplete, dan Knowledge graph menjadi andalannya sekarang. Bing mempunyai sejarah cukup panjang, sebelum ada bing, microsoft mempunyai produk Live search. Nah live search ini juga rebranding dari MSN Search. Walaupun micrososft sudah mati matian menghajar Google, tapi tetap saja Pasar Google tetap diats 90% dan Bing hanya mendapat sisanya, itupun masih dibagi bagi dengan mesin pencari lain.

Microsoft Office dan Google Drive

 

Setelah menghajar microsoft di layanan email dan mesin pencari, kali ini google menghjar Microsoft Office, produk utama microsoft. Mungkin sebagian bilang, lah Google drive kan gratis? Yup, Drive memang gratis, namun Google membranding Google drive, Docs, Gmail, Google site dan Google Calendar kedalam produk barubernama GoogleApp. Pasarnya adalah Sekolah, perusahaan dan pemerintah.

Berbeda dengan Office yang model jual putus. Google App menjual layanan dengan sistem langganan peruser. Artinya, Google App akan terus menerus mendapat pendapatan setiap tahun, sementara Microsoft hanya mendapat revenue bagi yang mau upgrade saja.

 

IE dan Google Chrome

Perang lain antara Microsoft dan Google memasuki era Browser. di tahun 2008, Google mengeluarkan produk Browser dengan nam Chrome. Ciri khas dari chrome saat itu adalah menunya simple dan loadingnya cepat. Fitur lain dari chrome adalah terintegrasi dengan google search dan translate. Saat ini, Chrome menjadi browser nomor satu didunia. Google tidak mendapat keuntungan langsung dari sini, namun Google mendapat keuntungan dari “default Search engine” yang ada di chrome. Makin banyak pemakai chrome, makin banyak iklan yang akan tampil di hasil pencarian dan makin banyak pendapatan Google.

 

 Windows Vs ChromeOS

kali ini, Google langsung menghantam microsoft ke jantung produk microsoft itu sendiri. Windows saat ini sedang ketar ketir karena pasar laptopnya mulai tergerus oleh Laptop Chromebook dari Google. Saking khawatirnya, Akhirnya Google membuat iklan dan kampanye “scroogle” yang intinya menjelek jelekan Google. Tapi apa yang terjadi? Makin banyak orang mengenal Chrome OS dan sejauh ini penjulaan Chromebook terus meningkat.

Windows phone vs Android

kedengaran cukup aneh kalo kita tulis dua produk diatas di versuskan. Mengapa? karena pasar windows di mobile sudah habis, Windows phone hanya menguasai 3% pasar, sedangkan Android menguasai 70% pasar. Saingan utama android bukanlah Windows phone, tapi iOS.

Microsoft Azure Vs Google Cloud Platform

Persaingan terakhir ada dilayanan cloud. Microsoft mengandalkan Cloud yang merupakan produk server seperti ASP.Net, Windows server dan SQL server. Google sudah sangat berpengelaman untuk perkara Cloud karena sejak awal bisnisnya dalah internet. Google mengandalkan Google compute engine, Google Cloud SQL, Google Map dan Google Bigtable. Untuk server sendiri, Azure bukanlah saingan dari Google karena saingan google sebenarnya adalah Aamazon.

Persaingan Lain

Persaingan lain yang kurang dominan adalah Bing Map vs Google maps dan Google translate vs Bing Translate.

Sejauh ini, area yang tidak bersaing adalah Jejaring social Google+ dan Youtube, Microsoft tidak punya kedua layanan ini. Microsoft juga punya area yang tidak dimasuki oleh Google yaitu Game Console XBox. jadi kita lihat kedepannya? sejauh mana Microsoft menghadapi Google.

 

Author: Candra Adi Putra

Candra Adi Putra adalah Alumni STMIK AKAKOM Yogyakarta. Like Candralab Studio Di Facebook.

6 thoughts on “Google Vs Microsoft”

  1. kl ane ibaratin microsoft terlalu mahal sih jualannya, dapet untungnya gede, tapi orang sebetulnya malas beli, hanya terpaksa, kagak ade yg lain,ketika ada pilihan lain, dlam hal ini google, nah kl goolge untung kecil-kecil asal banyak, dan yang pasang iklan di goolge banyak mau aja karena barangnya laku terus, yg jelas, google menyenangkan user, semua senang semua menang, semua orang bisa pake gratis, tidak masalah ada iklan kecil,

    ke2 microsoft ingin maju sendiri, pintar sendiri, tak mau berbagi, google membentuk pengusaha-pengusaha baru, kebanyakan open sourc, aplikasi mobile aja gratis, pabrik lokal aja yang baru berdiri udah bisa bikin hp seperti mito, nexian, cros,banyk deh

    ke3 menangnya microsoft apa yaa??, lebih kaya kali yaaa

Tinggalin komentar dong!