Evolusi Javascript

Pada saat pertama kali kemunculannya, Javascript adalah bahasa mainan dan bahasa pelengkap untuk membuat web. Namun saat ini, Javascript adalah salah satu bahasa yang paling penting dalam membuat website modern dan menjadi pondasi untuk aplikasi di luar browser. Dulu, kita hanya melihat javascript untuk melakukan validasi form di browser dan membuat popup yang mengganggu.

Dalam tulisan ini saya akan memaparkan tentang evolusi javascript secara praktis, bukan secara timeline.  Pemaparan ini saya bagi menjadi 4 bagian yaitu javascript di Web, javascript di Desktop dan User interface, javascript di Server dan Javascript di Mobile Device.

javascript Di Browser

Di Browser, Javascript sudah menjadi bagian integral sejak era netscape. Namun saat ini javascript di browser tidak lagi dimanfaatkan seperti dulu. javascript sekarang manfaatkan untuk membuat website yang responsif dengan teknologi AJAX dan jQuery dan membuat Animasi sekelas Flash.  Extensi Google chrome juga menggunakan HTML, CSS dan javascript.

Javascript di Desktop dan user interface

Javascript di desktop sudah berperan sejak lama, bahkan sejak era 2000-an. Microsoft memanfaatkan javascript untuk mengotomatiasasi desktop, anda bisa mempalajarinya di http://msdn.microsoft.com/en-us/library/shzd7dy4(VS.85).aspx. Teknologi ini dekenal dengan nama Windows scripting Host. Bahasa yang digunakan sebenarnya bukan hanya JScript, tapi juga VBscript.

Teknologi desktop lain yang masih berbasis javascript adalah Widget. Jika anda memakai Yahoo Widget, Google Desktop atau Mac OS X widget, semua itu dibangun menggunakan Javascript. Bahkan jika anda melihat preview tampilan awal (metro interface) dari Windows 8, itu juga di bangun menggunakan javascript.

Dalam pembuatan user interface, teknologi yang paling menonjol adalah Ext JS dari sencha touch dan GWT dari Google.

Javascript di server

 Dulu, orang tidak pernah membayangkan membuat aplikasi server menggunakan javascript. Saat ini, Server bisa dibuat menggunakan javascript. Teknologi yang digunakan adalah Node.js , Wakanda dan CommonJS.

Javascript di Mobile.

Penggunakan Javascrip di Mobile lebih gila lagi. Sistem operasi WebOS dari Palm menggunakan javascript untuk membuat aplikasinya. Di sisi lain, ada Jquery Mobile, Senca Touch dan Kendo UI  untuk membangun webApp di Smartphone atau tablet.

Selama evolusi lebih dari 15 tahun, javasript telah mengubah bagaimana kita mempogram dan bagaimana javascript mempengaruhi Pembuatan website. Sekarang, sudah saatnya anda melihat javascript sebagai kelas dua, namun kelas pertama setara dengan C++, PHP, Java atau C#. Happy Coding!

Author: Candra Adi Putra

Candra Adi Putra adalah Alumni STMIK AKAKOM Yogyakarta. Like Candralab Studio Di Facebook.

Tinggalin komentar dong!