Di linux ada puluhan editor yang bebas kamu pilih. Kamu bisa memilih editor super lengkap dan canggih namun berat dan sulit atau editor sederhana tapi miskin fitur? Pinginnya sih fitur lengkap tapi mudah dipakai, iya ga?

Sayangnya, mencari yang fitur lengkap dan mudah dipakai di OS linux sangat jarang ada. Kebanyakan program dilinux, jika programmnya bagus dan canggih, pasti susah dipakai oleh pemula. Sedangkan jika programmnya mudah dipakai dan tampilannya bagus, biasanya sih fiturnya tidak banyak.

Hal yang paling realistis adalah mencari editot terbaik(mudah dan fitur cukup lengkap) untuk masing masing tingkatan user.Namun sekali lagi ingat ya, kita sedang membicarakan editor di konsole, jika anda inging editor GUI cukup gunakan saja gedit jika anda pemakai GNOME atau kate jika anda pemakai KDE. dua editor tersebut adalah editor canggih berbasis GUI.

secara ringkas, editor terbaik bagi pemula di Linux adalah pico, untuk kemampuan menengah disarankan memakai jed dan pemakai lanjut menggunakan Vim. Sekarang mari kita review satu persatu editor tersebut.

Pico editor

pico editor adalah editor bawaan dari email client pine. editor ini sangat ringkas, ringan dan mudah dipahami, namun fiturnya sangat standar. Kebanyakan perintah pico menggunakan kombinasi tombol [CTRL]+[key]. Contohnya, untuk membuka file [CTRL]+[R], menyimpan file [CTRL+O] dan keluar dari editor [CTRL]+X.

Pico editor

Pico editor

Jed Editor

jed editor adalah editor yang mirip dengan edit.com di DOS. Jed editor sangat cocok untuk para admin windows yang ingin mencari editor yang mirip edit.com. Namun, dibanding edit.com, jed editor mempunyai segudang fitur lain semisal syntax highlighting dan line numbering yang membuat JED cocok untuk pemula atau mahir.

JED editor di Linux

JED editor di Linux

Vim

Vim adalah editor terbaik di linux untuk para programmer, admin dan hacker di Linux. Ingat ya, vim merupakan kependekan dari vi Improve. Vi sendiri adalah editor bawaan Linux dan Unix namun fiturnya sedikit. Vim mempunyai segudang fitur canggih yang siap di oprek. Sejauh ini ada 5 buku yang membahas secara khusus tentang vim di website vim. Vim bisa ditambahkan plugin yang membuat vim makin canggih.

Secara pribadi, saya menganggap bahwa seseorang menguasai linux jika sudah menguasai vim. Mengapa? karena vi/Vim secara default disertakan di seluruh distro Linux, Unix dan BSD, bahkan mac OS X. Artinya, ketika anda menguasai Vim, walaupun anda mengelola server yang berbeda paltform , anda tidak akan tetap familiar dan cepat beradaptasi dengan server baru.

Vim editor

Vim editor

Categories: Linux

Candra Adi Putra

Candra Adi Putra S.Kom adalah Alumni STMIK AKAKOM Yogyakarta. hubungi saya di candraadiputra (at) gmail (dot) com

4 Comments

Gilang Pratama · 22 January , 2015 at 10:09 am

Satu lagi bang…
jangan lupa sama midnight comander :3

yanto · 28 May , 2013 at 11:00 pm

kalau sekarang linux sudah canggih apa lagi ubuntu tidak usah lagi pasang ntfs-3g biasanya kalau partisi tersebut akan kelihatan di fdisk -l senadainya kalau mau langsung boot awal sudah kedetek kasih file konfig nya di /etc/fstab bisa di tambah kan partisinya

ummi azzam · 6 April , 2013 at 11:01 am

mas candra…ada g tips untuk menggunakan linux di laptop/PC (tanpa dual boot) tp file2 yg sudah terlanjur dibuat dengan windws bs terbaca semua di linux gmn?? apa pake wine ?
senang bs kunjung lg di web candra.

    Candra Adi Putra · 6 April , 2013 at 11:41 pm

    otomatis terbaca kok… misalkan filenya di D , E, lihat aja di FIle manager linux… ga perlu seting atau install software tertentu

Comments are closed.