Daftar Istilah SEO dan penjelasannya

Ketika kita mengukur SEO rank dari sebuah website, maka ada banyak istilah yang akan kita temui. Memahami istilah SEO akan memudahkan anda melihat kualitas sebuah website terutama dari sisi mesin pencari dan kunjungan user. Berikut ini adalah daftar istilah SEO yang saya kumpulkan beserta penjelasannya.

Adwords

Layanan berbayar dari google untuk mengiklankan website. Iklan ini akan muncul di hasil pencarian google atau di situs yang berafiliasi dengan google.

Adsense

Adsense adalah iklan /link /banner yang muncul di website yang bekerjasama dengan Google. Pemilik website akan mendapat komisi jika ada pengunjung yang mengklik iklan tersebut.

Alexa Rank

Rangking website berdasarkan alexa.com. Alexa merupakan layanan perangkingan data yang sering dipakai untuk melihat rangking website di dunia dan rangking website di negara pengakses terbanyak. Makin kecil nilai alexa website, makin tinggi nilai SEOnya. anda bisa mengecek rangking website anda disini.

Pagerank

Pagerank adalah peragkingan website yang di lakukan oleh google dengan indeks antara 0-10.  Semakin tinggi nilainya, semakin bagus. Kebanyakan website  berada di rank 0 sampai 1. Banyak faktor yang mempegaruhi rangking website diantaranya adalah jumlah website luar yang melink ke website kita. Cek Pagerank website anda disini.

Backlink/ incoming link

Link yang menuju website kita. Semakin banyak backlink,semakin populer sebuah website.

Bounce Rate

Bounce rate adalah istilah yang digunakan untuk mengukur seberapa banyak user yang hanya mengunjungi SATU halaman website kita. Bounce rate di ukur dalam persen. Semakin rendah nilainya, semakin bagus sebuah website. Sebagai contoh bounce rate website ini adalah 64% artinya jika ada 100 pengunjung, ada 64 orang yang langsung meninggakan website tanpa membuka artikel lain.

Website dianggap berkualitas jika bounche ratenya dibawah 50%.

 

Broken link/Dead link

link yang jika di klik menampilkan pesan error karena halaman tersebut tidak ada.

 

Cloacking

Cara negatif yang sering dipakai oleh pemilik website untuk meningkatkan SEO. Inti dari cara ini adalah memperbanyak keyword dan meta data di halaman yang berbeda dengan isi halaman tersebut. Sebagai contoh website ecommerce dengan meta keywordnya adalah keyword yang tidak ada hubungannya dengan ecommerce , biasanya di isi top keyword pencarian porno. Google akan menghukum website yang menggunakan teknik ini dengan menurunkan rangkingnya atau menghilangkannya dari hasil pencarian.

Auto generated Content

Isi website yang berkualitas rendah, isi website inibiasanya hanya berupa spam atau RSS yang diambil dari website lain. Tujuanya adalah meningkatkan pageview dan meningkatkan tampilan iklan diwebsite tersebut . Google akan menghukum website seperti ini dengan menghilangkannya dari hasil pencarian.

Google analytics

Layanan google untuk mengukur dan menganalisa kunjungan user kesebuah website

Landing page

Halaman pertama yang muncul saat user berkunjung ke sebuah website. Saat ini  banyak landing page yang muncul dalam format popup yang meminta user untuk mendaftar atau melike facebook page.

 

Pageviews

Jumlah halaman  website yang di kunjungi dalam kurun waktu tertentu. Pageview sering juga di sebut dengan Page hits.

Rich snippet

Hasil pencarian di google yang memberikan informasi singkat namun bermanfaat bagi user tanpa harus mengklik linknya. Contohnya saat anda mencari ‘Transformers’ lalu ada link yang menmpilkn rating filmtersebut (biasanya dalam format bintang), itu adalah contoh dari rich snippet.

 

Redirect

pengalihan/pembelokan halaman saat user mengunjungi sebuah website, misalkan saat user membuka detik.com, detik mengalihkan ke m.detikcom.

Referral/referring site/upstream site

Website asal sebelum pengunjung masuk ke website kita. Contoh sederhana, ada orang memposting di kaskus, dipostingan  itu ada link  ke website kita. Saat user mengklik link terebut maka kaskus menjadi referal. Top referall yang paling banyak dipakai adalah jejaring sosial seperti facebook.com dan twitter.

Referral dari twitter linknya selalu diawali dengn t.co. Disini bisa disimpulkan, makin sering anda menshare artikel, kemungkinan makin besar pengunjung kewebsite.

Organic search

Kunjungan user yang dilakukan setelah dia melakukan pencarian dengan mengklik link website yang bukan iklan di hasil pencarian.

Paid search

Kunjugan yang dilakukan oleh user setelah dia melakukan pencarin dengan cara mengklik link iklan di hasil pencarian. Jika anda tidak pernah iklan di adwords, maka dipastikan tidak ada paid searchnya.

Top Destination site/downstream site

website /link yang dikunjungi setelah mengunjungi website kita.

Traffic source

Traffice source menggambarkan bagaimana user menemukan website kita. Secara umum ada 5 yaitu (direct/langsung)  user mengetik alamat website kita di address bar,;referal, user mengunjungi website kita dengan mengklik link ; Search, user mengunjungi website kita dari hasil pencarian;Mail, user mengunjungi kita dari link di email dan terakhir adalah user mengunjungi website dari iklan yang kita pasang di website lain, adword atau dari  iklan di facebook.

Top keywords /Search engine term

kata kunci yang digunakan oleh user dimesin pencari untuk menemukan website anda. Dari top keyword ini anda bisa tahu apa yang paling sering di cari diwebsite anda. Sayangnya sejak google menggunakan https, sekarang kita sulit melihat top keyword pengunjung.

informasi ini bisa anda jadikan referensi untuk menulis artikel dengan thema keyword yang paling sering dicari. top keyword bisa dilihat di wordpress stat, alexa rank checker atau google  analyticts.

Viral

ketika sebuah artikel/content di website kita menjadi sangat populer, lalu orang orang menyebarkannya di social media, maka artinya content kita menjad viral. Dulu saya pernah mengalaminya untuk artikel dengan judul “mengapa sebaiknya anda tidak jadi programer”. Ciri artikel viral biasanya dilike dan di share ribuan kali dalam waktu singkat, efeknya terjadi lonjakan kunjungan ke website.

Visitor

Visitor atau uniqe visitor adalah jumlah user unik yang mengunjungi website dalam kurun waktu tertentu.

 

Istilah lain akan saya tambah secara bertahap, insyaAllah.

 

Author: Candra Adi Putra

Candra Adi Putra adalah Alumni STMIK AKAKOM Yogyakarta. Like Candralab Studio Di Facebook.

Tinggalin komentar dong!