5 Code Editor Terbaik Untuk Developer

Sebagai seorang programer, Editor adalah aplikasi paling sering dipakai untuk menuliskan kode. Mungkin ada sebagian programer yang lebih memilih IDE seperti Visual Studio atau Eclipse, namun kadang editor lebih dari cukup untuk mengedit kode atau belajar pemrograman.

Saya yakin kebanyakan programer Windows memanfaatkan Notepad++ sebagai editor utamanya, apalagi programer PHP, padahal ada banyak alternatif di Source code editor yang free sebagai alternatif Notepad++. Notepad++ sebenarnya adalah Editor yang lengkap dan ringan, namun kekurangna utamanya adalah tidak multiplatform. Bagaimana kalau tiba tiba kita pindah OS ke Linux atau Mac OS X? Nah kita harus cari code editor yang multiplatfrom. Pada umumnya editor ini mempunyai fitur fitur utama sbb:

  1. free dan Open source
  2. MultiPlatform  dan interface Multi Language
  3. Mendukung thema UI (dark/light) dan Plugin
  4. Mendukung banyak syntax bahasa pemrograman
  5. Multiple Tab editing. Bisa mengedit banyak file sekaligus.

Berikut ini adalah 5 source code editor yang bisa  pilih:

Gedit

Download :https://wiki.gnome.org/Apps/Gedit

Gedit pada awalnya adalah editor bawaan dari GNome Desktop, namun dalam perkembangannya, Editor ini di porting ke Windows dan Mac OS X. Gedit cukup ringan karena dibuat dengan GTK+.

GEdit bisa di install di Linux, Windows dan OSX
GEdit bisa di install di Linux, Windows dan OSX

Geany

Download: http://www.geany.org/Download/Releases

Geany pada mulanya adalah Editor C++ yang dibangun dengan GTK+. Mirip dengan Gedit, perbedaan mendasarknya, Geany terintegrasi dengan Compiler G++ dan Make. Dalam perkembangannya, Geany mendukung bahasa lain seperti PHP, Python, java dan beberapa bahasa pemrograman lainnya.

Tampilan Editor Geany
Tampilan Editor Geany

Bracket

Download :http://brackets.io.

Bracket adalah editor yang dibuat oleh Adobe. Berbeda dengan dua editor sebelumnya Bracket fokus sebagai editor Web (html,css, javascript) dengan kemampuan Live Preview. Sangat cocok bagi yang senang dengan desain Website. Kelebihan utama dari bracket adlah tersedianya plugin untuk menambahkan fungsionalitas dari aplikasi. Diantara plugin itu adalah integrasi fungsi PHP (auto complete) JSHint, Git, Emmet dan sebagainya.

bracket
Bracket Editor

Visual Studio Code

Download: https://code.visualstudio.com.

Visual Studio code adalah editor free dari Microsoft. Bisa dikatakan VS Code adalah versi “mini” dari Visual Studio IDE. Kita bisa mendownload gratis editor ini, namun Visual Studio Code bukanlah produk opensource, namun produk free (gratis). Ada dua alasan utama yang saya lihat mengapa Microsoft membuat editor ini, yang pertama sebagai Branding dari Visual studio, yang kedua untuk menganalisa kebiasaan programmer dan bahasa yang dipakainya. Editor ini mengirimkan data ke server Microsoft.

VS code Juga dipakai microsoft untuk mengenalkan Bahasa C# dan keluarga .NET ke programer Linux ataupun Mac OSX, makanya jangan heran, VS Code bersifat free dan Multiplatform juga. Yang cukup mengejutkan, VScode juga  terintegrasi dengan Git :) .

Visual Studio Code dari Microsoft
Visual Studio Code dari Microsoft

Atom Editor

Download: https://atom.io

Atom Editor adalah Editor resmi dari Github. Editor ini sangat ringan dan sederhana. Namun, bukan berarti editor ini tidak punya fitur canggih. Fitur canggih dari Atom di implementasikan dalam format Packages. Saat ini ada lebih dari 3000 Package yang bisa anda integrasikan ke Atom. Secara pribadi, Atom inilah yang paling bagus dan paling banyak fiturnya. Selain itu, Atom juga memisahkankan komponen UI dengan nama Elektron. Elektron adalah Platfrom dari Github yang bisa dipakai untuk membuat aplikasi desktop dengan teknologi Web.

atomeditor

Cara memparsing RSS Feed di PHP

rss-aggregator

Jika anda pemakai Blogger atau WordPress  maka anda akan merasakan nyamannya meletakan RSS Feed ke widget website. Tinggal Drag widget, masukan URL kemudian lihat halamannya di website. Bagi yang belum paham, RSS Feed adalah teknik menampilkan Artikel dari website lain di Website kita, biasanya di letakan di Widget/Sidebar.

Sekarang bagaimana seandainya anda disuruh membuat website dengan PHP lalu client meminta agar di sidebarnya bisa menampilkan RSS feed terbaru dari Website lain? Cara termudah adalah  memanfaatkan kelas RSS opensource yang sudah dibuat oleh pihak lain, salah satunya adalah Anis uddin Ahmad (ajaxray.com).

Kelas ini diberi nama PHP Universal Feed parser karena memang kelas ini mampu memparsing format Atom,RSS v1 dan RSS v2. Agar tidak panjang lebar anda bisa mempelajari nanti kelasnya di file zip yang saya sertakan di download pada bagian bawah artikel.

Pada tutorial ini saya fokus pada teknik memparser dengan memanfaatkan kelas FeedParser dengan empat variasi tampilan. Tampilan demonya bisa anda lihat  disini.

Cara pemakaian kelas

include('FeedParser.php'); 
$Parser = new FeedParser(); 
$Parser->parse('http://kisahmuslim.com/feed/'); 
$channels = $Parser->getChannels(); 
$items = $Parser->getItems(); 

Kode diatas harus diletakandi awal file. Pada intinya kode tersebut menginstant kelas FeedParser lalu memparse alamat URL kisahmuslim.com/feed/. Catatan penting disini, masing masing Website mempunyai alamat RSS yang berbeda, namun untuk website yang dibangun dengan WordPress rata rata alamat URL RSS adalah http://namawebsite.com/feed/. Tampilan dari RSS feed bisa anda atur agar lebih cantik dengan CSS. Tampilan di halaman demo adalah tampilan RSS dengan CSS sederhana, anda bisa menyesuikan CSSnya di style.css yang disertakan di download.

menampilkan Hanya Judul artikel

Dalam tampilan  ini, RSS hanya menampilkan judul dalam list.Catatan penting disini,setiap item dalam XML yang akan kita tampilkan harus menggunakan huruf besar, lihat bagian LINK dan TITLE. Berikut ini kodenya


<ol>
    <?php foreach($items as $item): ?> 
<li>
<a class="feed-title" href="<?php echo $item['LINK']; ?>">
<?php echo $item['TITLE']; ?></a> 
</li>
    <?php endforeach;?> 
</ol>

Menampilkan judul, penulis, kategori dan tanggal

<?php foreach($items as $item): ?> 

<h3><a class="feed-title" href="<?php echo $item['LINK']; ?>">
<?php echo $item['TITLE']; ?></a></h3>

<strong><?php echo "Kategori: ".$item['CATEGORY']?></strong>,
<i><?php echo "Ditulis oleh: ".$item['DC:CREATOR']?></i>,

publish:<?php echo gmdate("d-M-Y H:i:s",$item['PUBDATE']);?>
    <?php endforeach;?> 

Perhatikan pada fungsi gmdate, fungsi ini dipakai karena sebagian website menyimpan data tanggal dalam format unixtime maka perlu kita konversi dulu kedalam format tanggal yang mudah dibaca pengunjung web.

Teknik menampilkan judul dan deskripsi

Teknik ini menampilkan Judul dan potongan artikel. Biasanya paragraf pertama dari artikel tersebut.

<?php foreach($items as $item): ?> 

<h3><a class="feed-title" href="<?php echo $item['LINK']; ?>">
<?php echo $item['TITLE']; ?></a></h3>

<?php echo ($item['DESCRIPTION']); ?>
    <?php endforeach;?> 

Teknik ke empat (Custom)

Teknik ini sebenarnya sama dengan teknik 3, namun ada sedikit perbedaan,secara default, kelas FeedParser akan menampilkan seluruh Item yang diambil dengan for ..each. Secara default biasanya 10 item terakhir, namun kita bisa atur agar kita hanya mengambil 5 data terakhir saja dengan memanfaatkan fungsi array_slice(). Selain itu, kadang DESCRIPTION juga terlalu panjang, kita juga bisa mengaturnya dengan memanfaatkan fungsi substr(). Untuk lebih jelasnya lihat contoh dibawah ini.

 <?php foreach(array_slice($items, 0, 5) as $item): ?> 

<h3><a class="feed-title" href="<?php echo $item['LINK']; ?>">
<?php echo $item['TITLE']; ?></a></h3>

<?php echo substr($item['DESCRIPTION'],0,60)."..."; ?>

    <?php endforeach;?> 

Demo dan Download

Coba demonya disini dan download source codenya disini.