Cara Beli Aplikasi di Google Play dengan Potong Pulsa Telkomsel

Kabar gembira bagi pengguna Android dengan Operator Telkomsel. Sekarang, kita tidak perlu memiliki kartu kredit kalau hanya sekedar ingin membeli aplikasi. Google telah bekerja sama dengan Telkomsel dan memungkinkan jutaan pelanggan telkomsel membeli aplikasi dengan harga sekitar 13ribu sampai 100rb rupiah dengan cara potong pulsa. Untuk mencoba panduan ini, anda harus terkoneksi internet, menggunakan HP android serta anda punya pulsa minimal 15ribu rupiah. Saya akan mendemokan membeli aplikasi KOI Live wallpaper.

gambar1

 

Secara default, Google play akan menampilkan aplikasi berbayar dengan Nilai rupiah. jadi anda tidak perlu memikirkan konversi dari USD ke rupiah. Perhatikan harga diatas. Harga aplikasi ini sekitar 12.999 atau sekitar 99 cent USD . Klik harga aplikasi tersebut, maka saat sebelum menginstall, aplikasi akan menunjukan permisi apa saja yang dibutuhkan (misalkan akses internet, akses GPS, membaca kontak dsb) langsung Accept /Terima saja. Screenshootnya tidak saya sertakan. Masuk langkah selanjutnya

 

Gambar TOmbol Buy
Gambar2 : Tombol Buy

Perhatikan gambar diatas, karena sebelumnya saya membeli aplikasi dengan Kartu kredit Mastercard, maka secara default Play akan menggunakan kartu kredit ini. Jika kita ingin menggunakan Potong pulsa, klik icon panah kebawah sebelah kanan harga.  Saat anda klik, maka akan muncul dua menu yaitu “Payment Methode” dan “redeem”. Silahkan pilih Payment Methode”. Gambar screenshoot ini tidak saya sertakna.

pilih enable telkomsel billing
pilih enable telkomsel billing

Nah dari sini kita bisa menambahkan Kartu kredit atau “Enable Telkomsel Billing”. pilih Menu Enable telkomsel Billing, anda selanjutnya disuruh emngisi form seperti ini

gambar7

Sebenarnya ada teks hint yang menampilkan misalkan apa yang harus diisi, singkatnya kollom dari atas kebawah adalah No HP, nama alamat, Kota, Kode Post dan Propinsi. Saat anda tekan Save, nanti akan muncul tampilan berikut ini

konfirmasi input data sudah benar
konfirmasi input data sudah benar

 

konfirmasi bahwa data yagn anda masukan adalah benar. Jika tidak klik icon pencil. Pilih Accept dan anda akan dibawa kembali kegambar dua, namun sekarang anda akan melihat metode pembayaran menggunakan telkomsel dengan kalimat ” Bill My Telkomsel Account”. Setelah anda klik Buy, anda di suruh memasukan password Gmail anda. Ini demi alasan keamanan, misalkan anda anda atau teman anda membeli Aplikasi tanpa anda ketahui. Setelah selesai membeli baru aplikasi langsung terdownload dan anda akan mendapatkan pemberitahuan lewat SMS seperti gambar dibawah ini.

gambar11

Perhatikan screenshoot diatas. Walaupun harga aplikasi cuma 12.999 rupiah, namun biaya totalnya skitar 14558 Rupiah. Harga asli dari aplikasi adalah Harga awal +PPN10%+ biaya telkomsel. jadi kalau dirinci dengan pembulatan sbb: Harga Aplikasi 13.000, PPN10% 1300, dan biaya 258 rupiah. Saya belum pernah beli aplikasi lain, namun yang perlu anda perhatikan adalah masalah PPN. Dengan asumsi biaya telkomsel tetap, maka jika ada harga aplikasi 24000 rupiah, perkiraan biaya total adalah 26600 rupiah.

Bagaimana jika kita punya tablet atau punya dua gadget android, apakah kita perlu beli lagi di device yang lain? sepanjang yang saya tahu tidak perlu asal akun GMail di device tersebut sama dengan akun device saat anda membeli aplikasi. Selain itu, jika aplikasi berbayar yang anda beli di uninstall, anda tetap bisa mendownload Ulang tanpa harus melakukan pembelian kembali. Keren kan?

Proses diatas hanya proses pertama kali kita beli aplikasi. Untuk pembelian selanjutnya, anda cukup tekan Buy, lalu konfirmasi sekali dan langsung terinstall. Saran saya,HP jangan dipegang anak kecil. Bisa habis  pulsa.

Kerjasama telkomsel dan Google bukan hanya menguntungkan bagi user android indonesia, namun juga bagi para developer lokal. Jika dulu pembeli aplikasi hanya kalangan menengah keatas, sekarang kalangan menengah kebawah juga bisa beli yang artinya potensi penjualan aplikasi akan naik. InsyaAllah besok besok akan saya tuliskan bagaiman menjual aplikasi di Playstore.

 

Pengantar Google Play Service Library Untuk Programer Android

Artikel sebelumnya, kita telah membahas tentang Google Play, kali ini kita kaan membahas Google play service. Apa perbedaannya? Perbedaan mendasar adalah Google play adalah layanan untuk user sedangkan Google play service adalah layanan Google untuk programer Android. Apakah artinya jika kita ingin membuat aplikasi android harus paham dengan Google play service? Tidak juga. Jika anda membuat aplikasi standar android, anda tidak perlu belajar tentang Play service, namun jika aplikasi anda terintegrasi dengan layanan Google, maka anda wajib tahu tentang hal ini.

google-services

Apa saja aplikasi yang bergantung pada layanan Google play service? Lihat dulu ilustrasi diatas. Dari sana, yang palin gnampak adalah Google+ adan Googlemap. Berikut ini adalah penjelasan lengkap tentang Play service.

Google Map service (GMS)

Google map service adalah bagian dari Play service. Setiap aplikasi Location based service yang memanfaatkan Google map harus menggunakan Library ini. Tanpa library ini, dipastikan program anda akan error. Google map service ini dipakai untuk membuat tampilan peta di google map, mengganti jenis peta, menambahkan marker, menambahkan infoWindows dan fitur map lainnya. Tempat awal untuk memulai belajar map service ada di https://developer.android.com/google/play-services/maps.html.

 

Google + (Google+ Platform for android)

Fitur Play service ini sangat harus di implementasikan jika anda ingin agar user login dengan menggunakan Gmail atau Google+. Secara default, user punya email di Android untuk mengakses Play store dan GMail. Jika anda menginginkan user  login dengan G+, maka anda wajib menggunakan layanan ini.   Tempat awal belajar bisa anda baca di https://developer.android.com/google/play-services/plus.html.

 

Google Cloud Messaging (GCM)

Anda mungkin sudah terbiasa dengan aplikasi Twitter atau facebook, coba perhatikan saat ada notifikasi baru (entah komen/like/reply tweet) maka anda akan diberi notifikasi langsung. Bagaimana aplikasi facebook dan Twitter melakukan hal ini? Jawabannya ada pada teknologi Push notifikasi. Google menyediaka layanan ini dengan nama Google Cloud Messaging (GCM). Kerennya lagi, fitur ini bisa dipakai gratis bagi seluruh developer Android. Contoh aplikasi sederhana yang bisa nda buat misalkan anda membuat toko online, saat ada produk baru, kirim saja lewat GCM ke user, maka seketika itu juga ada notifikasi produk terbaru di gadget user anda. Hebatnya lagi, bahkan saat aplikasi tidak berjalan pun, pesan akan tetap sampai ke user.

Google Analytics Service

Anggaplah anda sudah membuat aplikasi ecommerce mobile android. Pastinya anda ingin mendapatkan laporan berapa jumlah user yang sedang aktif, produk apa yang paling sering dilihat , halaman apa yang paling sering di buka dan sebagainya.

 

Google Mobile Ad (AdMob)

Anda pasti tahu adsense kan? AdMob adalah layanan iklan dari Google untuk android. Layanan ini sangat bermanfaat bagi anda yang ingin membuat aplikasi gratis namun aplikasi tersebut disertai iklan. Kebanyakan aplikasi gratis di Playstore menggunakan Library ini untuk mendapatkan uang dari aplikasi gratis yang mereka buat.

Google InApp Pay Billing

Layanan ini dipakai jika anda ingin menggratiskan aplikasi anda, namun saat user butuh fitur lanjutan, maka mereka harus bayar. Contoh sederhana seperti ini, misalkan anda membuat aplikasi Game 5 level, anda menggratiskan level 1-2. Jika user  ingin mencoba level3, user diminta membayar 1USD per level. Cara seperti ini, user tidak perlu menginstall program lagi, cukup membayar 1 dollar dan level 3 akan terbuka. InApp Billing banyak dipakai aplikasi Game .

Google play Game service

Ngomong masalah game, tentu tidak lepas dengan namanya highscore leader board, level, atau game multiplayer. Nah terus gimana ya cara membuat aplikasi seperti itu di Android? Jawabannya ad adi Google play Game service. Semua yang berhubngan dengan game sudahdisediakan fungsi fungsinya, silahkan pelajari di https://developer.android.com/google/play-services/games.html

 

Layanan Lain

Selain layanan diatas, masih ada beberapa layanan yang kurang populer, beberap alayanan tersebut adalah Google play Cast service, untuk membuat aplikasi yang membolehkan video di streaming dari Device android ke layar lebar seperti Android TV atau dengan memanfaatkan Chromecast. Selain itu masih ada layanan Google Wallet, layanan ini dipakai jika anda ingin membuat aplikasi eCommerce langsung di android. Google wallet secara singkat adalah “Paypal” versi  Google. Jika anda ingin membuat aplikasi yang memungkinkan user menyimpan data di Google drive maka gunakan Google Drive service. Contoh sederhana, mungkin anda membuat aplikasi Note, saat note disimpan, data langsung tersimpan di Google Drive. Layanan terakhir adalah Google play Cloud Service. Cloud service adalah layanan yang memungkinkan Backend aplikasi dibuat menggunakan teknologi Cloud google seperti AppEngine atau CloudSQL.
Cepat atau lambat, saya yakin anda akan memakai Play service, maka dari sini kita bisa menyimpulkan bahwa membuat aplikasi yang bagus, mudah dipakai serta terintegrasi Google, Banyak hal yang perlu dipelajari. Artinya Bermodal java dan XML saja tidak cukup! Artikel selanjutnya (insyaAllah) masih akan membahas play service dalam format tutorial, terutama tutorial tentang Google map di Android. Sekian,  Happy Coding!