cara membangun personal branding lewat internet

standing-out

Personal branding itu apa sih?

Personal branding adalah istilah yang digunakan untuk memperkenalkan diri kita kedunia lewat media, salah satu media yang paling sering dipakai adalah internet. Personal branding lebih memfokuskan menunjukan “Skill” ketimbang popularitas belaka.Tujuan dari personal branding sendiri adalah meningkatkan tingkat kepercayaan user, client, rekan seprofesi terhadap profesi atau skill yang kita miliki. Jadi, kalau hanya mengejar popularitas itu belum bisa disebut personal branding. perhatikan kata kata “Personal” yang lebih menekankan pada “nilai SDM”, bukan nilai produk /layanan yang kita jual.

Mengapa personal branding harus dibangun?

jawaban ini simple, sekarang, sebagai contoh anda seorang developer web dan anda bertemu calon client ingin membuat web dan anda ditanya dengan pertanyaan (1) atau (2)
1)” Emang mas bisa buat website?
2) ” kalau mau buat website ke mas berapa biayanya?”.
jika ada calon client ke anda datang, pertanyaan mana yang menunjukan tinggkat kepercayaan client tinggi terhadap kita?
tentunya pertanyaan (2) bukan? Ketika calon client bertemu dengan kita, SMS atau mengemail dengan pertanyaan (1), dia belum percaya terhadap kemampuan anda. Ingat, calon client adalah orang yang tidak mengenal kita secara langsung, mereka biasanya dapat dari referensi, atau karya yang kita publish di internet.

coba kita bandingkan dengan pertanyaan (2). Jika anda baru pertama kali ketemu dengan calon client dan si client langsung menanyakan pertanyaan tersebut ke anda, anda merasa dipercaya kan? anda dianggap paham atau sudah ahli dengan profesi atau skill anda.
contoh diatas bukan hanya untuk web developer. Desainer, Trainer, Motivator, Enginer dan semua profesi yang membutuhkan skill khusus bisa membangun personal branding lewat internet

konsep personal branding adalah konsep menjual “Skill” diri tanpa kita harus susah payah iklan lewat web, koran atau media lainnya. dalam bahasa sederhana, mengubah pertanyaan (1) menjadi pertanyaan no (2) saat pertemuan pertama dengan (calon) client atau pihak yang tertarik dengan skill anda. Nah bagaimana tips tipsnya agar personal branding bisa berhasil?

Berikut ini adalah tips tip personal branding yang bisa anda coba

1. Buat website

buatlah website dengan nama anda. Sebagai contoh yourname.web.id. Dengan membuat website, anda terlihat lebih profesional ketimbang karya anda ditampilkan di blog atau website gratisan

2. Buat email Profesional

pisahkan email profesional dengan email personal.Untuk email profesional, gunakan nama lengkap anda, sebagai contoh
nama anda adalah Ahmad abdurrahman buatlah email dengan nama ahmadabdurahman@domain.com. sedangkan alamat personal anda bebas, bisa ahmad_cute@yahoo.com, atau ahmad_ganteng@gmail.com juga boleh.

3. buat akun dengan username yang sama

jika anda mempunyai banyak akun jejaring social dan layanan internet, buatlah usernamenya konsisten, hal ini sangat
bermanfaat ketika calon client mencari anda lewat mesin pencari. Mengapa? karena biasanya username menjadi bagian dari alamat website, contoh twitter.com/username atau facebook.com/username.

4. buat karya orisinil, unik dan menarik

hal inilah hal yang paling penting dari personal branding, buatlah karya orisinal, bukan karya plagiat atau terjemahan google translate,
apalagi asal copy paste. Karya bisa berbentuk apa saja, bukan hanya artikel. jika anda fotographer tentunya karya anda adalah foto, jika skill anda adalah video editor, ditunjukan video, intinya pilihlah media yang paling cocok buat karya anda. misal jika anda hobi memasak, sepertinya video cara memasak plus info bumbu akan lebih pas ketimbang hanya sebuah artikel. Catatan penting, ORISINIL karena Semakin banyak karya copy paste di website anda, semakin rendah nilai branding anda, begitu juga sebaliknya.

Buatlah karya yang unik, jika karya dalam format artikel, gunakan gaya bahasa tulisan yang konsisten, jika dalam bentuk gambar , podcast, video atau yang lainnya buatlah “signature” yang menunjukan itu karya anda. hal yang lebih penting, buatlah karya yang menarik buat orang lain yang sehobi atau seprofesi, semakin menarik karya anda, nilai branding anda makin tinggi.

5. Broadcast karya anda

setelah anda membuat karya di internet,jangan lupa sebar ke jejaring social, cara termudah, gunakan layanan seperti twitterfeed atau linkalpha yang secara otomatis akan menyebarkan karya anda ke jejaring social yang anda ikuti.

6. diskusi dan beri solusi

jika karya anda mendapat apresisasi (Like, favorite, komentar, share, tweet, dll) maka balas dengan ucapan terimakasih
dan jangan lupa, berikan solusi saat ada user menanyakan sesuatu yang berhubungan dengan karya anda. bukan hanya komentar”wah saya kurang tahu”,”wah saja juga ga paham”. dua komentar ini akan menurunkan nilai branding anda. Saya yakin jika karya anda asli, anda tidak akan menjawab komentar dengan dua jawaban diatas. jawaban model tersebut biasanya dibuat oleh orang orang dengan model kopas, comot sana, comot ini demi mengejar iklan adsense dan sebagainya.

7. Menjadi anggota group atau komunitas

ikutilah forum, milis atau chat yang berhubungan dengan skill atau hobi anda, dan jangan lupa, jika ada acara workshop, seminar atau meetup, usahakan datang, anda akan ketemu orang orang baru disana, biasanya calon client atau orang yang menikmati karya anda. Biasanya mereka akan antusias dan senang bisa bertemu dengan anda, tentunya jika karya anda berkualitas.

8. Jangan melakukan spaming

inilah yang sering terjadi di page facebook atau akun twitter. Isinya cuma menawarkan produk atau menjual “Skill” diri tanpa bukti. Apalagi ditambah “Tolong dilike ya”, “Tolong dishare ya”, Follow back dong! atau mengomentari website dengan menyebutkan produk yang anda jual. semakin sering anda menggunakan trik diatas, semakin rendah branding anda. loh emang ga boleh? semua boleh, tapi jangan terlalu sering, anda seperti orang yang “desperate” kalau tiap hari selalu spamming, seakan akan anda Minta dikasihaniBertingkah, bertindak yang wajar sajalah. Sekarang anda pilih? punya 1000 follower sampah, atau pilh 100 follower yang selalu engage( retweet, favorit, like dsb) dengan karya karya anda?

Sejauh ini, orang orang yang sebentar bentar iklan dan menawarkan diri justru menandakan dia minta dikasihani. coba bayangkan jika anda ketemu orang baru di bis lalu dia bilang :” mas, nanti kalo ada proyek bilang saya ya” atau “mas, kalo ada teman minta buatin karya X, suruh ke saya ya!”. Kepercayaan itu butuh bukti dan tidak datang secara tiba tiba,dan cara termudah membuktikannya adalah menunjukan karya anda lewat internet.

semoga tips diatas bermanfaat!

Author: Candra Adi Putra

Candra Adi Putra adalah Alumni STMIK AKAKOM Yogyakarta. Like Candralab Studio Di Facebook.

Tinggalin komentar dong!