Produk dan Layanan Iklan Google

Google terkenal dengan Adsensenya. Pagi para pencari uang di internet, Adsense adalah produk andalan. Kali ini, saya akan menjelaskan produk dan layanan iklan dari Google mengingat AdSense hanya bagian dari platform Iklan Google. Sebenarnya, Konsep dalam iklan pastinya ada yang memasang iklan, disebut sebagai advertiser, dan ada pihak yang mempublikasikan iklan  yang disebut publisher. Selain itu ada pihak yang bernama Marketing Agen alias agen iklan. Nah karena luas dan kompleknya  bisnis iklan, Google membuat layanan yang berbeda beda untuk masing masing pihak. Untuk lebih jelas, mari kita cek satu persatu.

Adsense

Tampilan dashboard adsense publisher

Tampilan dashboard adsense publisher

Adsense adalah layanan iklan dari Google untuk para publisher. Publisher disini bisa blogger, situs berita, situs belanja, forum atau apapun yang bisa dinikmati lewat internet, termasuk didalamnya adalah Video. Jika anda punya blog yang di kunjungi ribuan orang perhari, anda bisa menggunakan layanan ini untuk mendapatkan tambahan pemasukan dari Google. Namun yang perlu di pahami adalah, mencari uang di AdSense tidak segampang yang di gembar gemborkan. Ingin dapat banyak dollar, anda harus tekun menulis artikel berkualitas setiap harinya. Jika pengunjung blog hanya sekitar 100 view perhari, jangan harap dapat uang dari adsense. Bagaimana bisa tahu berapa pengunjung perhari? Silahkan Pake Google Analitics.

Adsense ini dibagi lagi menjadi 3 jenis yaitu adsense for content, adsense for search dan adsense for video. Adsense for content adalah iklan yang muncul saa anda mengunjungi blog atau website dan ada tulisan kecil ad by google atau AdChoice. Adsense for search adalah layanan adsense untuk Custom search engine yang dibuat oleh user. Untuk adsense kedua ini say aberi contoh sederhana seperti ini. Blog anda mempunyai ribuan artikel, ketimbang buat fitur pencarian manual, anda bisa memanfaatkan Custom search dari Google yang bisa sekaligus ditambahi adsense. Jenis terakhir adalah Adsense for Video. Punya video yang ditonton ribuan kali di Youtube? Aktifkan saja adsense for youtube. Untuk tutorial cara menambahkan kode adsense di blog, custom search atau video youtube insyaAllah akan saya bahas di artikel berikutnya.

Iklan yang muncul di adsense datang dari Adsense Network. Pihak Google sendiri yang akan memilih iklan apa yang paling cocock untuk tampil di blog anda. Terus bagaimana jika kita ingin mengelola sendiri orang yang beriklan. Misal saja nih, saya punya blog yang dikunjungi ribuan user perhari, lalu ada perusahaan ingin pasang iklan kita, bisa ga ya? jawabannya ada di bagian selanjutnya.

DoubleClick for Publisher

Tampilan DoubleClick for publisher

Tampilan DoubleClick for publisher

Doubleclick for publisher (DFP) adalah layanan Google untuk anda yang ingin cari pengiklan sendiri. Sangat cocok untuk website yang dikunjungi ribuan orang perhari. Sebagia contoh saja, misalkan anda bekerja di situs berita atau forum Kaskus sebagai marketer, maka DFP adalah solusi mudah bagi anda. Setelah anda mendapatkan client yang ingin beriklan, gunakan DFP untuk menampilkan iklan dan mentargetkan iklan sesuai pengunjung. DFP ini sangat luar biasa, layanan ini bisa menampilkan iklan berdasarkan jenis browser, jenis device, kecepatan internet user serta mentargetkan sesuai dengan lokasi user. Sebagai contoh anda ingin iklan dan hanya ditampilkan di Yogyakarta yang memakai Google Chrome, ditampilkan pada hari senin sampai jumat jam 08-16. Semua bisa diatur dengan mudah tanpa anda membayar sepeserpun ke Google. Silahkan akses disini. Terus bagaimana kalau mau pasang iklan di mobile App atau game? Baca bagian berikutnya.

 

AdMob

admob

AdMob adalah layan Iklan dari Google khusus untuk aplikasi mobile.  Anda bisa menampilkan iklan di aplikasi android ataupun Game android. Jenis iklan di Admob ada dua yaitu Banner dan Interstitial. Banner adalah iklan yang muncul dibagian bawah atau atas sebuah aplikasi. Biasanya hanya  memakan 10% tampilan layar. Jenis iklan kedua adalah Interstitial adalah iklan fullscreen, biasanya di implementasikan di Game seperti angrybird. Penempatan interstitial disarankan diantara level game. Misalkan saat user sukses di level satu dan akan naik di level2.

Admob juga membolehkan kita mengiklankan aplikasi kita sendiri di Aplikasi lain secara gratis. Misalkan seperti ini, kita punya dua game. ShootTheDuck dan ShotTheCat . game  shotTheDuck di unduh oleh ribuan user sementara shotTheCat hanya diundung sedikit user, anda bisa mengiklankan shotTheCat di Game shootTheDuck gratis. JIka anda ingin mengiklankan game anda di aplikasi yang bukan buatan anda, baru deh anda bayar.

Google AdWord

Tampilan adword

Tampilan adword

Berbeda dengan 3 layanan sebelumnya, layanan di dipakai oleh calon pengiklan. Sebagai contoh saya punya toko roti di Yogyakarta. Saya ingin beriklan di Google dan ingin ditampilkan hanya untuk orang jogja saja dan jarak dari toko roti saya maximal 10 km? Apakah Adword bisa melakukannya? Jawabannya bisa dan sangat mudah. Google beberapa tahun terakhir cukup gencar mempromosikan Adword, tempat saya bekerja saja di kirimi tawaran untuk beriklan dengan Adword. Kerennya, biaya bisa kita atur sendiri.  Google mengiklankan produk/lokasi/toko/tempat usaha anda secara  transparan. Anda juga bisa melihat berapa orang yang mengklik dan berapa kali muncul di hasil pencarian di AdWord. Ok, langkah selanjutnya terus bayarnya gimana ke Google? Lihat bagian selanjutnya.

Google Wallet

Google Wallet

tampilan transaksi di Google wallet

Sejauh ini, Google tidak menerima transfer bank. Setahu saya Anda harus punya kartu kredit yang di integrasikan dengan Google Wallet. Google wallet singkatnya adalah “paypal” nya punya Google. Agar anda punya Google wallet, anda harus punya kartu kredit. Saat anda beriklan di Google atau membeli produk lain dari Google (Seperti Google play, google cloud service, dll) anda cukup membayar tagihan kartu kredit bulanan anda. Saya sendiri tidak punya kartu kredit.

Apakah  kita bisa menggunakan Kartu Debit (Kartu ATM)? Dari Google sendiri sih membolehkan, sayangnya yang tidak membolehkan ada Bank di indonesia. Sejauh ini belum sama sekali bank yang membolehkan Kartu debit untuk dipakai lewat internet, baik di Google Wallet ataupun Paypal. Jika anda punya info terbaru bahwa Kartu debit bisa dipakai di Google wallet, harap komentar dibawah ya! sekian.

 

Cara Beli Aplikasi di Google Play dengan Potong Pulsa Telkomsel

Kabar gembira bagi pengguna Android dengan Operator Telkomsel. Sekarang, kita tidak perlu memiliki kartu kredit kalau hanya sekedar ingin membeli aplikasi. Google telah bekerja sama dengan Telkomsel dan memungkinkan jutaan pelanggan telkomsel membeli aplikasi dengan harga sekitar 13ribu sampai 100rb rupiah dengan cara potong pulsa. Untuk mencoba panduan ini, anda harus terkoneksi internet, menggunakan HP android serta anda punya pulsa minimal 15ribu rupiah. Saya akan mendemokan membeli aplikasi KOI Live wallpaper.

gambar1

 

Secara default, Google play akan menampilkan aplikasi berbayar dengan Nilai rupiah. jadi anda tidak perlu memikirkan konversi dari USD ke rupiah. Perhatikan harga diatas. Harga aplikasi ini sekitar 12.999 atau sekitar 99 cent USD . Klik harga aplikasi tersebut, maka saat sebelum menginstall, aplikasi akan menunjukan permisi apa saja yang dibutuhkan (misalkan akses internet, akses GPS, membaca kontak dsb) langsung Accept /Terima saja. Screenshootnya tidak saya sertakan. Masuk langkah selanjutnya

 

Gambar TOmbol Buy

Gambar2 : Tombol Buy

Perhatikan gambar diatas, karena sebelumnya saya membeli aplikasi dengan Kartu kredit Mastercard, maka secara default Play akan menggunakan kartu kredit ini. Jika kita ingin menggunakan Potong pulsa, klik icon panah kebawah sebelah kanan harga.  Saat anda klik, maka akan muncul dua menu yaitu “Payment Methode” dan “redeem”. Silahkan pilih Payment Methode”. Gambar screenshoot ini tidak saya sertakna.

pilih enable telkomsel billing

pilih enable telkomsel billing

Nah dari sini kita bisa menambahkan Kartu kredit atau “Enable Telkomsel Billing”. pilih Menu Enable telkomsel Billing, anda selanjutnya disuruh emngisi form seperti ini

gambar7

Sebenarnya ada teks hint yang menampilkan misalkan apa yang harus diisi, singkatnya kollom dari atas kebawah adalah No HP, nama alamat, Kota, Kode Post dan Propinsi. Saat anda tekan Save, nanti akan muncul tampilan berikut ini

konfirmasi input data sudah benar

konfirmasi input data sudah benar

 

konfirmasi bahwa data yagn anda masukan adalah benar. Jika tidak klik icon pencil. Pilih Accept dan anda akan dibawa kembali kegambar dua, namun sekarang anda akan melihat metode pembayaran menggunakan telkomsel dengan kalimat ” Bill My Telkomsel Account”. Setelah anda klik Buy, anda di suruh memasukan password Gmail anda. Ini demi alasan keamanan, misalkan anda anda atau teman anda membeli Aplikasi tanpa anda ketahui. Setelah selesai membeli baru aplikasi langsung terdownload dan anda akan mendapatkan pemberitahuan lewat SMS seperti gambar dibawah ini.

gambar11

Perhatikan screenshoot diatas. Walaupun harga aplikasi cuma 12.999 rupiah, namun biaya totalnya skitar 14558 Rupiah. Harga asli dari aplikasi adalah Harga awal +PPN10%+ biaya telkomsel. jadi kalau dirinci dengan pembulatan sbb: Harga Aplikasi 13.000, PPN10% 1300, dan biaya 258 rupiah. Saya belum pernah beli aplikasi lain, namun yang perlu anda perhatikan adalah masalah PPN. Dengan asumsi biaya telkomsel tetap, maka jika ada harga aplikasi 24000 rupiah, perkiraan biaya total adalah 26600 rupiah.

Bagaimana jika kita punya tablet atau punya dua gadget android, apakah kita perlu beli lagi di device yang lain? sepanjang yang saya tahu tidak perlu asal akun GMail di device tersebut sama dengan akun device saat anda membeli aplikasi. Selain itu, jika aplikasi berbayar yang anda beli di uninstall, anda tetap bisa mendownload Ulang tanpa harus melakukan pembelian kembali. Keren kan?

Proses diatas hanya proses pertama kali kita beli aplikasi. Untuk pembelian selanjutnya, anda cukup tekan Buy, lalu konfirmasi sekali dan langsung terinstall. Saran saya,HP jangan dipegang anak kecil. Bisa habis  pulsa.

Kerjasama telkomsel dan Google bukan hanya menguntungkan bagi user android indonesia, namun juga bagi para developer lokal. Jika dulu pembeli aplikasi hanya kalangan menengah keatas, sekarang kalangan menengah kebawah juga bisa beli yang artinya potensi penjualan aplikasi akan naik. InsyaAllah besok besok akan saya tuliskan bagaiman menjual aplikasi di Playstore.