Pilih PHP Framework atau PHP biasa? 8

PHP framework

Sebagai pengajar PHP, Sejak tahun lalu, saya sering diminta mengajar Code Igniter. Kalau saya tanya ke calon siswa, kenapa harus pake Code Igniter? mereka jawabnya katanya sih codingnya lebih cepat dari php biasa dan sudah banyak fiturnya sehingga memudahkan Programmer.  Ada juga yang bilang karena Code Igniter sudah mendukung MVC dan berbagai macam jawaban yang mirip.

Sebagai seorang Programmer PHP murni, saya merasa bahwa PHP biasa jauh lebih cepat dan lebih mudah ketimbang pakai PHP framework. Mengapa? karena saya sudah bertahun tahun coding dengan PHP. Seandainya saya disuruh membuat program dengan Framework atau PHP biasa, saya jamin saya akan lebih cepat membuat dengan PHP Biasa.

Banyak mahasiswa atau Programmer baru kepincut dengan yang namanya framework dengan iming-iming sudah MVC, OOP, mudah dan cepat dalam pengembangan software nya.  Semua pernyataan diatas adalah benar jika dan hanya jika kamu menguasai frameworknya. Sekarang misalkan kita ingin membuat program dan butuh waktu satu bulan dengan PHP biasa, Lalu kita berusaha memuat programnya dengan CI dimana kita juga masih mempelajari frameworknya. Kira kira, Anda yakin dengan framework bisa lebih cepat? jelas tidak. Anda justru perlu waktu 2 bulan untuk menyelesaikan programnya karena harus belajar framework terlebih dahulu, baru setelah paham anda membuat programnya.

Kelebihan

Kembali ke topik, apa sih kelebihan dari Framework? sebenarnya jawaban ini sudah banyak yang tahu, namun biasanya secara teori, misalkan MVC, OOP, mendukung AJAX, validasi, internasionalisasi, Template Engine, ACL, Event driven, ORM,  mendukung push and Pull dan sebagainya. Tapi sekarang saya tanya, coba anda jelaskan masing masing fiturnya? mabuk kan? sekarang anda ga mabok karena sudah menguasai teori Framework MVC dan fiturnya, sekarang coding ulang program yang pernah anda buat dengan Framework yang baru anda pelajari .  saya yakin Mabuk kuadrat. Namun sekali lagi, jika anda sudah jago OOP, paham MVC dan sudah menguasai frameworknya, SAYA JUSTRU BERANI MENJAMIN PROGRAM AKAN SELESAI LEBIH CEPAT!.

kekurangan

Berikut ini adalah kekurangan  PHP framework  dilihat dari sisi Programmer PHP biasa. kekurangan ini bersifat subjektif, jadi jangan dimakan mentah mentah!

Butuh spesifikasi server yang lebih banyak.

Biasanya framework butuh PHP versi 5 ketas, modul spesifik di apache seperti mod_rewrite atau mod_pdo, bahkan ada framework yang mengharuskan diletakan di root direktori server. Sebagian lagi spesifik harus didevelop di Linux.

Banyak yang harus dipelajari

Banyaknya fitur framework sebanding dengan banyaknya hal yang harus anda pelajari. Yang pertama Object oriented pogramming, yang kedua MVC dan yang ketiga adalah library dari framework itu sendiri. Belum lagi anda harus paham konfigurasi dan konvensi yang harus di pakai di framework tersebut.

Masalah keamanan

Secara umum, Framework sudah menyediakan fitur keamanan didalamnya. Namun jika ditemukan lubang keamanan,  anda harus mengupgrade framework yang anda pakai  di aplikasi anda.  Efek beruntunnya,  kode yang anda buat juga harus ikut di modifikasi.

Ukuran total file code menjadi lebih besar

Ketika program sudah selesai, anda juga harus mengupload framework bersama aplikasi anda di Webhosting  Efeknya, space yang dipakai menjadi lebih besar. Efek lainnya, jika ada file framework yang korup atau hilang, maka akan membuat  aplikasi error.

Susah melacak Error!

Saya pernah mempelajari Yii dan CI framework. Sangat banyak fitur yang disediakan, namun ketika ada code error, saya kesulitan menemukannya. berbeda dengan PHP biasa yang secara cepat mencari dan memperbaiki error yang muncul. Yii framework justru lebih seram lagi saat menampilkan error dengan model stack seperti java. Silahkan coba sendiri kalau tidak percaya!

Terus saya harus gimana?

Ga usah bingung, jika posisi anda sekarang seperti saya (Programmer PHP biasa), Saya sarankan kerjakan proyek software dengan PHP biasa,Namun secara bersamaan dan bertahap anda bisa mempelajari framework PHP. Jika anda merasa sudah cukup menguasai frameworknya, baru kerjakan proyek web yang anda terima dengan Framework.  Saya sendiri masih terus belajar Code Igniter agar kedepannaya saya bisa migrasi secara total ke framework. Namun untuk saat ini, memang saya masih pakai PHP biasa mengingat inilah yang benar benar saya kuasai. Yang perlu diperhatikan, pelajari satu framework saja dan konsisten.  Intinya, terus tingkatkan kemampuan PHP, salah satunya dengan mempelajari Framework!

Penulis: Candra Adi Putra

Candralab Coding Studio adalah sebuah startup yang bergerak dibidang pengembangan software yang fokus ke Web dan Mobile Development di Yogyakarta, Indonesia.

8 thoughts on “Pilih PHP Framework atau PHP biasa?

  1. Reply ogie May 17, 2013 1:27 am

    betul kang mas candra,saya sendiri lagi belajar framework YII, emng sih enak,untuk bikin modul MVC tinggal digenerate dengan fitur gii punya YII,cuman sama kaya mas candra waktu error waduh banyak banget,pdhl tuh errornya cuman satu tapi tampilanya kaya ngasih tahu error semuanya pusing saya juga.
    saya sendiri masih newbie dalam php dan prefer ke php murni dari pada framework

  2. Reply hollowman May 12, 2013 12:10 pm

    Akhirnya ada artikel seperti ini. hehe
    jujur saya juga masih sulit mempelajari framework. dan ternyata framework tidak semudah yang di gembar gemborkan. butuh belajar lebih lagi.

  3. Reply septiyo Apr 30, 2013 8:51 am

    Ikut Nimbrung ya, saya juga udah 2 tahun make PHP biasa, menurut saya dengan PHP biasa, alur berpikir saya malah lebih bebas dan bisa di modif sesuai kehendak saya.

    Kalo Anda bekerja di software house kemnugkinan pasti disuruh menggunakan Framework, kerena mereka jaga2 kalau pegawainya kabur(resign) Proyek tersebut masih bisa di lanjutkan.

    hehe untungnya saya kerja di Manufaktur tapi bagian Web Devnya. jadi bebas ngembangin aplikasi tanpa di kekang Framework apapun.

    Pernah dulu belajar CI. Saya harus spend waktu lama, sementara kerjaan tambah numpuk, So Good bye Framwork.

    Framework ada untuk menyatukan alur Program Para Programmer, itu saja ^_^

  4. Reply Anonymous Apr 29, 2013 11:15 pm

    Jujur, saya awalnya jg cuma ngerti PHP biasa, pure. semua freelance dikerjakan dengan PHP biasa. waktu uda kerja kantoran, disuru pke codeigniter. blajar CI sendiri cm butuh waktu 2 hari kerja (16jam, itu pun sambil buka2 facebook dll) uda bisa semua. mengapa? karena dokumentasi CI lengkap banget + konsep penyusunan coding PHP biasa yang slm ini aku pegang msh bisa dipke semua, paling2 cuma ganti syntax.
    junior ku, dia juga uda jago di PHP biasa (mantan guru les PHP), bgtu ak ajarin codeigniter, lgs ngmg jauh lebih enak codeigniter. dia hanya membutuhkan waktu 4 hari kerja untuk pembiasaan coding ke CI, termasuk convert coding PHP biasa dia ke CI.

    kebanyakan programmer cuma tau coding coding, tpi kurang di konsep penyusunan coding yang rapi sehingga mudah memperbaiki error maupun untuk membuat code (terutama fungsi) yang dapat dimanfaatkan berkali2.. kl uda bisa rapi siih, blajar apapun gampang kok.

    btw, CI bukan MVC murni lho. dia lebih ke arah three-tier programming, karena kl MVC itu ciri khasnya thick model, sedangkan CI akses databasenya ga harus di model (kecuali kamu bener2 orang yang rapi)

  5. Reply ershad Apr 19, 2013 8:30 am

    Framework kan hanya alat bantu saja. saya juga malas pakai framework, karena kita dipaksa mengikuti alur pikir framework. Dalam web development, hanya Jquery yg saya pelajari. karena Jquery alur berpikirnya masih sejalan dgn native JS

  6. Reply mosolihin Jan 13, 2013 10:58 pm

    sip bang chandra, manfaat sekali buat saya artikelnya

    • Reply Candra Adi Putra Jan 31, 2013 1:21 am

      yup, intinya jangan cuman termakan ‘iklan’ yang mengatakan framework itu mudah dan mempercepat pembuatan aplikasi. semua relatif tergntung kemampuan dan latar belakang kita!