Tool dan Layanan Google untuk Developer

Apa yang pertama kali terpintas di pikiran anda saat orang mengatakan Google? Saya yakin lebih dari 90 persen dari anda akan menyebut “Mesin pencari” dan sisanya mungkin akan menyebut salah satu perusahaan IT di dunia. Jika pertanyaan ini dilanjutkan? Layanan apa yang dimiliki Google? saya yakin akan kembali ke Layanan pencarian, sebagian lain mungkin akan menjawab Google Maps, Gmail atau Google+.

Kali ini, kita akan melihat Google dari sudut pandang yang berbeda, dari sudut programmer dan developer, terutama developer Web dan mobile. Google bukan hanya mesin pencari,namun salah satu Perusahaan Software terbesar di dunia, sepadan dengan Microsoft atau Apple. Ingin melihat tool dan layanan apa yang disediakan Google untuk para developer? baca terus aja ya !

Google mempunyai banyak tool dan layanan  yang bisa saya kelompokan menjadi :

  1. Bahasa pemrograman
  2. Protokol
  3.  Format File
  4. SDK dan  Framework
  5. Google API
  6. Tool Programming

Bahasa pemrograman

Google mempunyai 2 bahasa pemrograman  yaitu Go dan Dart.

GO

 Go adalah bahasa pemrograman yang expressive, concise, clean, and efficient. Go belum di implementasikan secara Luas, implementasi Go saat ini baru didukung di Google Appengine. Ingin belajar lebih tentang Go, klik aja http://golang.org/.

Dart

bahasa kedua yang diciptakan oleh Google adalah Dart. Bahasa ini dibuat oleh google untuk menghilangkan kekurangan di bahasa javascript. Intinya  Google membuat bahasa ini agar para developer web  beralih dari Javascript ke Dart. Sampai saat ini, hanya Google Chrome yang mendukung ekeskusi bahasa Dart.  Ingin tahu lebih lanjut klik aja http://www.dartlang.org/.

Protokol

Selain mempunyai bahasa pemrograman, Google juga menciptakan beberapa protokol buatannya sendiri, diantaranya adalah sbb:

SPDY

Spdy adalah protokol yang diusulkan oleh google untuk menggantikan /menghilangakn kekurangan protokol http. Google memang cukup ambisius untuk menguasai internet,saat ini hanya browser Chrome yang mendukung protokol ini. pelajari protokol ini di http://www.chromium.org/spdy/spdy-whitepaper.

Google wave Protocol

Google wave sering disebut produk gagal oleh berbagai blogger dan media .saya sendiri menyebut google wave adalah teknologi yang melebihi zaman, mungkin karena terlalu canggih dimana teknologi ini menggabungkan konsep social network, kolaborasi, chat, pesan instan dan forum menjadi satu bentuk). namun protokol dibalik komunikasi  realtime ini terus dikembangkan dan saat ini di jadikan protokol open source.  Pelajari selengkapnya di http://www.waveprotocol.org.

Format File

Dua format file yang paling populer di internet adalah JPEG untuk gambar dan mp4 untuk video, Google berambisi mengganti dua format tadi dengan WebP dan WebM.

WebP

WebP adalah format gambar yang dirancang Google untuk menggantikan format jpg. Google beralasan Format WebP mempunyai ukuran file yang lebih kecil dengan kualitas gambar yang sama dengan jpg. klik di http://code.google.com/speed/webp/ untuk mempelajari lebih lanjut. format Gambar webP adalah namagambar.webp.

WebM

Jika WebP digunakan untuk format gambar, maka WebM adalah format  untuk  Video. Google ingin menggantikan format mp4 yang tidak open source dengan format webM yang gratis dan open source serta mempunyai ukuran yang lebih kecil. Jika anda suka mendownload video di youtube dengan plugin Video helper di Firefox, anda akan melihat pilihan untukformat video webm. Untuk memutar di lokal, anda bisa menggunakan VLC player. website resmi webM ada di http://code.google.com/p/webm/.

SDK dan Framework

Google juga menyediakan beberapa SDK dan framework untuk developer. SDK yang paling populer adalah Android SDK untuk membuat aplikasi mobile di Android. Selain android, ada juga Appengine SDK untuk membuat aplikasi yang berjalan di server cloud Google . SDK Appengine mendukung bahasa Java, Python dan Go.

Untuk Framework sendiri, Google mempunyai GWT (Google Web Toolkit) framework. Framework ini digunakan oleh developer web untuk membuat aplikasi web yang modern. Jika anda menggunakan orkut.com, GMail atau Interface Google Analytic, semua itu dibangun dengan GWT. GWT sendiri menggunakan bahasa java untuk membuat interface web dimana kode java tersebut akan di konversi ke javascript.

Google API

Google API adalah sekumpulan API dari Google untuk programmer pihak ketiga yang ingin memanfaatkan  atau mengintegrasikan layanan Google kedalam aplikasi yang dibuat oleh pihak ketiga tersebut. Google API yang paling populer adalah Google Map API. Dengan Maps API, kita bisa membuat aplikasi web atau mobile yang terintegrasi dengan Google maps. Dua layanan populer yang memanfaatkan Google maps API adalah Wikimapia dan Foursquare.

Karena banyaknya API yang disediakan oleh Google, sampai sampai Google membuat tabel periodic seperti tabel periodic unsur kimia yang bisa diakses di http://code.google.com/more/table/.

Tool Programming

Jangan dikira itu sudah semua, anda salah besar,  Google masih punya beberapa tool tambahan diantaranya Java developer Tool, Closure tool untuk mengkompreasi javascript , Swiffy untuk mengkonversi file flash ke HTML5  dan beberapa tool lain yang tidak saya bahas mengingat banyaknya tool dan layanan dari Google untuk developer. Pertanyaannya? Tool , layananan  danAPI apa yang anda pakai? Hah! ga ada? sudah saatnya membuka mata dan memanfaatkan Google platform, mengingat era saat ini adalah era Cloud,Social dan Mobile.  Jika anda ingin mendapatkan info dan tutorial tentang Goolge patform maka titik awal yang bagus adalah https://developers.google.com. Happy Coding!

Trend Pemrograman dari Masa ke Masa

Anda programmer? mahasiswa IT? atau masih sekolah dan ingin melihat sejarah pemrograman dan trend kedepan? baca terus artikel ini. Pemrograman telah berevelusi dari masa kemasa, nah kita akan menulusuri trend programming dari masa lalu dan prediksinya dimasa mendatang, langsung cekidot ya gan!

Pra 70-an (stone age)

Era stone ege bisa disamakan dengan zaman purba didunia komputer, untuk membuat program dizaman ini, anda harus memindah “saklar” ke port port yang ssuai, inilah yang disebut dengan binary programming, hanya ada on dan off, atau 1 dan 0, Bahasa yang digunakan masih menggunakan bahasa mesin, lalu bekembang menjadi assemby dan akhirnya C. Ingat, era ini, proggramer lebih sering berurusan dengan Mesin, listrik dan elektronik. Jadi jangan mimpi ada layar monitor dan keyboard.

Trend programming dimasa ini umumnya untuk kebutuhan militer  seperti menentukan jarak tembak atau mendekripsi pesan. Jika ingin membuat program yang dekat kebahasa mesin, silahkan belajar sistem digital dan buat counter dengan papan elektronik dan kalau saklar di klik, maka led akan naik dari 1 sampai 16 dan setelah 16 dia akan kembali ke nol, mirip kek gitulah pemrograman biner.

Era 80-an dark age

Era dark age diawali dengan CLI atau Command line interface, era ini didominasi oleh mesin unix dan DOS dari Microsoft,persis seperti namanya, anda hanya akan menemukan layar warna hitam putih beserta kedipan kursor di layar, mouse belum di kenal di zaman ini . Bahasa pemrograman yang populer di kalar itu ada MS BASIC, PASCAL dan C.

Dizaman ini belum ada yang namanya mouse, namun sudah ada keyboard dan layar dengan command prompt yang berkedip kedip, jika ingin membayangkan era ini, silahkan Command prompt di Windows,  buat fullscreen dan jika anda memakai linux, silahkan buka terminal, buat full screen dan gunakan sepanjang hari. Itulah era komputasi genasi 80, bagi anak sekarang, mungkin tidak pernah lihat yang namanya flopy disk 3.5 inch apalagi floppy 7.5 inch, kalau ingin liat bentuknya tuh tiap kali kamu klik tombol save, itulah flopy disk, dimana dengan kemampuan menyimpan 1.4 MB lebih dari cukup untuk menyimpan dokument, program dan sistem operasi.

Era 90 –an Renaissance Age (visual Age)

Visual age adalah masa pencerahan dalam pemrograman dimana orang membuat program seperti orang menggambar. Era ini di kuasai oleh era keemasan Visual basic dan Delphi.Era ini merupakan era kejayaan desktop dan pemrograman visual. Masa ini pemrograman visual sangat dominan, termasuk pemrograman database client server.

Era 2000-an New World (portability /Network)

Era 2000an adalah era new world,  dimana pemrograman di era ini lebih mementingkan pada pemrograman terdisitribusi dan portabilitas antar sistem operasi , era ini didominasi oleh java dan bahasa pemrograman berorientasi object serta  bahasa scripting seperti perl, python dan PHP .untuk web, era ini merupakan era transasi dari desktop menuju Cloud.  Era ini mempunyai paltfrom baru bernama webapp dan webservice Alias aplikasi berbasis web seperti Google map atau Gmail.

Era 2010-2020 (Cloud Age,social, mobile age )

Era cloud computing, social dan mobile, era  ini didominasi oleh Google dengan AppEngine, microsoft dengan Microsoft Azure dan Amazon dengan Amazon Webservice.  Cloud tidak berdiri sendiri namun bersama jejaring sosial mendominasi pemrograman, pemrograman jejaring social menjadikan hal wajib terutama untuk aplikasi web dan aplikasi mobile.

Mobile sendiri didominasi oleh Android dan Apple iOS, dan tool phonegap untuk membuat aplikasi multiplatfrom untuk mobile computing. Hal yang cukup dominan disini adalah Webservice, Web API dan Social API.

Era 2016-kedepan  Smart Device Programming (home Programming)

Trend ini overlap dengan trend sebelumnya, trend SMart Device Programming adalah era dimana kita tidak lagi memprogram komputer, web atau Mobile device, namun kita bisa membuat program untuk TV, Mesin cuci, kipas angin, pengontrol lampu, memprogram Mobil dan sebagainya.

Bayangkan, di era ini para futurologi (orang orang yang memprediksi masa depan tapi bukan dukun loh), itu memprediksi kulkas cerdas dimana ketika misal buah tinggal sedikit di Lemari es, maka secara otomatis kulkas tersebut akan langsung pesan ke toko dan dari toko langsung diantar kerumah, pembayarannya sendiri secara otomatis akan memotong debit dibank atau menggunakan kartu kredit, Cool Hah?

contoh yang lain, toilet cerdas, ketika anda Ee.. feses akan langsung dianalisa oleh toilet dan hasil analisa, toilet langsung merekomendasikan ke Kulkas  dan perangkat dapur untuk membeli makanan yang sesuai dan jika si toilet menemukan penyakit, maka data langsung di kirim ke dokter pribadi anda dan ‘robot’ akan mengirimkan obat yang cocok untuk anda. Welcome to the future! 

andalah yang akan memprogram kulkas ,toilet, rumah, kamera, lampu dan berbagai perangkat besok, jadi mulailah belajar embeded sistem, Arduino atau Android@home .

Era 2020- beyond  – Robot 

Era robot yang benar benar robot akan dimulai populer di era ini, nantinya akan ada robot yang membukakan pintu di hotel, menyelam kedalam laut yang dalam, atau melakuka tugas berbahaya seperti menjinakan bom.   Ok anda langsung komentar, itu sudah ada mas? ya saya tahu, tapi era ini bukan model robot yang di kendalikan remote, atau robot kaku alias robot gedeg sekelas asimo, tapi robot yang bisa diprogram untuk masak, menjadi tentara atau robot yang menjadi body guard. Kemungkinan robot robot ini sudah bisa menerima perintah dengan bahasa manusia seperti siri. Sepertinya Bahasa pemrograman generasi kelima akan hadir di era ini dan tentunya era robot yang real baru dimulai di era ini, ingat film I, Robot?

Era 2030-beyond – Bio Programming & Nanobot

Era ini merupakan era Bio programming yang sebenarnya di era sekarang aja sudah ada, namun baru tahap penelitan, mungkin ada yang heran, gimana maksudnya Bio Programming? Bio programming adalah memprogram mahluk hidup, biasanya bakteri, tekniknya kita memasang DNA tertentu yang mempunyai tugas tertentu (misal melawan kanker) dan nanti bakteri itulah yang akan mengeksekusi “fungsi” yang telah kita buat.

Sedangkan Nanobot adalah teknologi robot dalam ukuran mikro, seukuran sel darah merah, tugas nanobot ditugaskan untuk masuk kedalam tubuh manusia dan menghancurkan zat atau penyakit berbahaya, atau memperbaiki sel yang rusak, tugas lain, bisa digunakan untuk perang seperti di G.I Joe, nanobot yang ditugaskan untuk memakan besi dan sejenisnya.

Satu hal yang penting adalah, adanya trend baru tidak menghilangkan bahasa pemrograman yang lama, justru makin semua bahasa tadi dari era ‘stone age’ sampai era ‘nanobot’ besok, semuanya masih dipakai, termasuk visual basic, java dan sebagainya, cuman penggunanya makin turun, gitu ya! :-)

Pesan buat para calon mahasiswa IT, atau mahasiswa IT yang mau lulus, saya jamin ya, ketika anda bekerja, sebagian besar ilmu yang anda dapat di bangku kuliah sudah usah, dan anda harus belajar hal baru . Ya begitulah IT, terus berkembang, makin kompleks dan makin menantang. Ingin tetap bertahan kuncinya cuman satu, terus menerus belajar!