Proyek Open Source Google

Baru baru ini, Google meluncurkan website https://opensource.google.com yang berisi lebih dari 2000 proyek software. Sebenarnya Google sudah berkecimpung di dunia open source sudah lama, hanya saja baru kali ini menyatukan seluruh proyek open source tersebut dalam satu wadah. Dulu Google meletakan software opensourcenya di website code.google.com yang merupakan project hosting open source. Namun seiring dengan popularitas Github, akhirnya Google menutup layanan tersebut yang selanjutnya proyek proyek tersebut di migrasikan ke Github.

Proyek yang di opensourcekan rata rata berkualitas tinggi yang mempunyai pengguna ribuan sampai jutaan, selain itu Google juga membuka source code untuk komponen, library atau tool yang dipakai di internal data centernya.

Beberapa proyek open source yang populer adalah AngularJS, TensorFlow, Android, Chromium, Polymer, Protobuf, Kubernet dan Tesseract OCR.   Selain itu ada ratusan proyek lain seperti sample kode Android, sample kode  Google Cloud dan komponen untuk pengembangan program Android serta berbagai library yang dulunya hanya dipakai internal di Google.

Untuk memudahkan anda mengekplorasi proyek, anda bisa melakukan pencarian nama proyek, pilih kategori proyek ataupun mencari proyek berdasarkan bahasa pemrogramannya.

Pertanyaan selanjutnya, apa manfaat yang didapat dari Google dengan mengopensourcekan ribuan proyek tersebut? Bukannya itu menguntungkan pesaingnya? Ringkasnya Google tidak bodoh, walaupun semua free Google tetap mendapat keuntungan sebagai berikut:

  1. Meningkatkan komunitas programer di Platform Google (Android, Chrome dan Google Cloud) yang secara tidak langsung akan meningkatkan pamor Google dan meningkatkan jumlah client/Perusahaan yang memilih Platfrom Google.
  2. Mendapatkan keuntungan penambahan fitur dari programer di luar Google. Dengan open source, setiap programer bisa menambahkan fitur atau memperbaiki fitur di sebuah proyek opensource. Dari sisi kepegawaian, Google jelas sangat beruntung, karena tanpa menambah programmer, sudah ada ratusan bahkan ribuan programer yang mau meningkatkan kualitas Software yang di opensourcekan.
  3. Memberikan pengaruh arah Pemrograman kedepan. Contoh realnya adalah GO. Go adalah bahasa pemrograman Google yang sekarang dipakai ribuan orang didunia, contoh lain AngularJS yang menjadi primadona Framework Javascript dan jangan Lupa, Chromium dan Android yang sampai hari ini merajai pasar Browser dan Mobile.

Nah, jika anda programer Web, Android atau Cloud, saya sangat merekomendasikan datang kesini, banyak komponen dan sample kode yang akan memudahkan kita dalam membuat aplikasi di Platform Google (Android, Chrome, Cloud). Bagi anda mahasiswa IT, jika anda mempelajari 1 proyek saja lalu anda bisa menjadikannya sebagai topik penelitian. Sekali lagi Jangan fokus cuma membuat Sistem informasi Bla bla bla dan Aplikasi game amatir di Android ya! Dunia software dan IT itu sangat luas! Explore mulai dari sekarang!

Download Free Template Mikrotik Hotspot

Anggaplah anda seorang Admin jaringan atau Konsultan Jasa Instalasi Jaringan berbasis Mikrotik, tentunya sering dong di minta sama client untuk mengcustom tampilan Hotspot loginnya.

Sebenarnya mendesain  Halaman Login yang dibutuhkan cukup pengetahuan HTML dan CSS alias webdesain. Namun bagi seorang Admin Jaringan yang ingin serba instant dan cepat dengan hasil bagus adakah solusi lebih cepat?

Jawabnya adalah Cari Template Mikrotik Hotspot di internet. Salah satu tempat yang menyediakan puluhaan template Login hotspot adalah http://mikrotikthemes.airpoint.club/.  

Jika client meminta branding, anda cukup ganti logo atau tambahkan Logo saja di halaman Loginnya, tentunya cara ini jauh lebih mudah ketimbang mendesain dari awal. Secara pribadi saya suka thema tampilan Material desain dengan desain khas Flat seperti Skylight, Lolipop, MashMellow dan beberapa thema lainnya.

Tertarik? Langsung sedot saja gan!